Berita Kalteng

Kalteng Jadi Pilot Project KSP Bidang Perkebunan, KPK Rekomendasikan Ini

Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan hasil perkebunan kelapa sawit, salah satunya dengan meningkatkan pabrik

Kalteng Jadi Pilot Project KSP Bidang Perkebunan, KPK Rekomendasikan Ini
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Kepala Dinas Perkebunan Kalteng, Rawing Rambang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan hasil perkebunan kelapa sawit, salah satunya dengan meningkatkan pabrik pengolah hasil kebun untuk menampung hasil kebun sawit dan karet milik, masyarakat.

Meskipun hingga, Senin (25/11/2019) harga penjualan minyak kelapa sawit dunia masih rendah, masyarakat pekebun kelapa sawit dan karet yang selama ini melakukan kerjasama dengan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit dan getah karet masih terus berjalan.

Kepala Dinas Perkebunan Kalteng, Rawing Rambang, mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya kerjasama antara pekebun sawit dan karet masyarakat dan pabrik pengolahan hasil kebun tersebut untuk tetap bekerjasama dalam jual beli hasil kebun tersebut.

TRAGIS! Digigit Tikus Raksasa, Tubuh Bayi Berusia 40 Hari Penuh Luka, Wajahnya Berlumuran Darah

PERINGATAN Letjen Purn Prabowo! Eks Titiek Soeharto Tak Ada Praktik Rente di Sektor Pertahanan

Anak Jadi Pemain Timnas U-19, Ayah Bagas dan Bagus Menang Pilkades, Menang Tanpa Ngasorke!

Dikatakan dia, sejak tahun 2017 lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merekomendasikan Kalteng sebagai Polit Project Kebijakan Satu Atap Peta (KSP) di bidang perkebunan, karena Kalteng diakui memiliki data yang cukup untuk membuat peta kesesuaian.

"Peta kesesuaian itu unuk berbagai macam komoditi hasil kebun antara lain, Kelapa Sawit, Karet, Kopi, dan Kakao. Demikian juga dengan peta terkait lahan perizinan, batas wilayah antar perusahaan, dan lainnya," ujarnya.

Rawing menjelaskan, pabrik pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit,terus mengalami peningkatan, progres pembangunan 2019, sejumlah lima unit dengan kapasitas 285 ton / TBS/ perjam." Itu menjadi salah satu faktor pendorong bagi masyarakat pekebun untuk meningkatkan taraf hidupnya," ujarnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, jumlah pabrik pengolah hasil karet 2019 sebanyak lima unit dengan kapasitas olah 240.000 ton per tahun dan baru terpakai sejumlah 48.400 ton pertahun.

Sedangkan untuk program peremajaan kelapa sawit rakyat tahun 2019 target nasional untuk Kalteng seluas 11.440 hektare."Hingga September tahun ini mencapai realisasi 4.444,67 hektare atau (38,84 persen).Jumlah masyarakat pekebun mencapai 1.689 orang," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved