Berita Kabupaten Banjar

Lengkapi Kasus Tipikor di Desa Makmur, Penyidik Kejari Banjar Geledah Dua Tempat Ini

Tipikor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar intens melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana Desa Makmur, Kecamatan Gambut

Lengkapi Kasus Tipikor di Desa Makmur, Penyidik Kejari Banjar Geledah Dua Tempat Ini
banjarmasipost.co.id/idda royani
GELEDAH - Tim Penyidik Kejari Banjar melakukan penggeledahan di kantor Desa Makmur dan kantor Kecamatan, Senin (25/11) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar intens melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana Desa Makmur, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Tim bergerak ke lapangan, Senin (25/11/2019) siang. "Kami melakukan penggeledahan di dua tempat yakni kantor Kecamatan Gambut dan kantor Desa Makmur," ucap Kasi Pidsus Kejari Banjar Tri Taruna Fariadi.

Tri Tak sendirian. Ia didampingi Andi Akbar Subari (kasi Barbuk) bersama Tim Penyidik yaitu Fendi Nugroho (kasubsi Ukheksi Pidsus) dan dua jaksa fungsional Pidsus yakni Syaidul Bahri dan Ernawati.

GELEDAH - Tim Penyidik Kejari Banjar melakukan penggeledahan di kantor Desa Makmur dan kantor Kecamatan, Senin (25/11) siang.
GELEDAH - Tim Penyidik Kejari Banjar melakukan penggeledahan di kantor Desa Makmur dan kantor Kecamatan, Senin (25/11) siang. (banjarmasipost.co.id/idda royani)

Pertama, mereka bergerak ke kantor Kecamatan Gambut pukul 09.00 Wita. "Namun tak banyak dokumen yang kami temukan sehingga kami geser ke kantor Desa Makmur," timpal Andi.

Terjangan Puting Beliung Bikin Tiang dan Jaringan Listrik Rusak, PLN Lembur Lakukan Perbaikan

Enam Tahun Program Bansos, Bupati HSS Bertekad, Terus Perhatikan Pengembangan Usaha Kecil

Kedatangan Tim Penyidik Kejari Banjar tersebut mengagetkan aparatur Desa Makmur. Namun mereka cukup kooperatif sehingga penggeledahan yang dilakukan terlaksana secara lancar.

Andi mengatakan penggeledahan tersebut sebagai tindak lanjut penanganan perkara dugaan tipikor mantan Kepala Desa Makmur. Ini karena penyidik menganggap masih membutuhkan dokumen-dokumen untuk dijadikan sebagai alat bukti untuk kelengkapan berkas perkara.

Tim Penyidik Kejari Banjar melakukan penggeledahan di kantor Desa Makmur dan kantor Kecamatan, Senin (25/11) siang..
Tim Penyidik Kejari Banjar melakukan penggeledahan di kantor Desa Makmur dan kantor Kecamatan, Senin (25/11) siang.. (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Dari hasil penggeledahan penyidik menemukan dokumen-dokumen yang dianggap mendukung untuk proses penyidikan. "Penggeledahan berjalan aman lancar dan terkendali karena pihak-pihak terkait, Camat Gambut dan Sekretaris Desa Makmur kooperatif," sebutnya.

Seperti telah dirilis banjarmasinpost.co.id, pada kasus tersebut penyidik Kejari Banjar telah menetapkan mantan Kades Makmur H Muhammad Abdusysyahid (52) sebagai tersangka, Jumat (15/11/2019). Penyidik juga telah melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.

Kisah Bakarudin Guru Pendamping asal Banjar Saat Dampingi Santri Lomba Roket Internasional di Jepang

Disperindag Luncurkan Aplikasi Pemasaran Produk IKM, Begini Sasarannya

Tim penyidik Kejari Kabupaten Banjar pun telah mengamankannya. Mantan kades itu ditengarai menyalahgunakan dana desa tahun 2018 sekitar Rp 579 juta.

GELEDAH - Tim Penyidik Kejari Banjar melakukan penggeledahan di kantor Desa Makmur dan kantor Kecamatan, Senin (25/11) siang. 1
GELEDAH - Tim Penyidik Kejari Banjar melakukan penggeledahan di kantor Desa Makmur dan kantor Kecamatan, Senin (25/11) siang. 1 (banjarmasipost.co.id/idda royani)

Kasus dugaan penyelewengan dana desa Makmur mulai mencuat setelah hasil pemeriksaan serta audit pelaksanaan pekerjaan fisik dana desa tahun 2018 oleh Inspektorat Kabupaten Banjar menemukan lebih dari Rp 579 juta tidak dapat dipertangungjawabkan. Dana sebanyak itu malah diinvestasikannya ke investasi online bodong hingga akhirnya tertipu.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved