Berita Banjarmasin

Rapat Paripurna DPRD Kalsel Tak Dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda Maupun Asisten

Rapat Paripurna ke ke 11, masa sidang pertama, masa jabatan 2019-2024 di Ruang Rapat H Mansyah Addrian tak dihadiri Gubernur atau Wakil Gubernur

Rapat Paripurna DPRD Kalsel Tak Dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda Maupun Asisten
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel Senin 25.11.2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rapat Paripurna ke ke 11, masa sidang pertama, masa jabatan 2019-2024 di Ruang Rapat H Mansyah Addrian tak dihadiri Gubernur atau Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah maupun Asisten Pemerintah Provinsi Kalsel yang mewakili Gubernur, Senin (25/11/2019).

Hingga sekitar pukul 11.00 WITA, Asisten I Bidang Pemerintahan Provinsi Kalsel, Siswansyah yang sebenarnya dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna belum juga hadir di Ruang Rapat Paripurna.

Karena itu, justru Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, H Suparno yang mewakili Pemerintah Provinsi Kalsel duduk berdampingan dengan Pimpinan DPRD Provinsi Kalsel.

Ashanty Ambruk Saat Salat Maghrib, Istri Anang Hermansyah Jelaskan Soal Sakitnya Derita Autoimun

Situs sscasn.bkn.go.id (sscn.bkn.go.id) di Penerimaan CPNS 2019 Error Lagi! Cek Pengumuman Resmi BKN

Ulah El Rumi Bikin Syahrini & Reino Barack Disentil Soal Jet Pribadi, Putra Maia Estianty Ternyata?

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, H Suparno dipilih mewakili Gubernur karena pangkat jabatannya setara dengan Asisten Pemerintah Provinsi Kalsel.

Padahal salah satu agenda dalam Rapat Paripurna kali ini salah satunya beragendakan pembacaan Tanggapan dan Jawaban Gubernur Kalsel terhadap Pemandangan Fraksi-Fraksi DPRD atas dua Raperda yaitu Raperda Tentang Keamanan Pangan dan Raperda Tentang Pengelolaan Kawasan Kebun Raya Banua.

Hal ini sempat menjadi bahan interupsi salah satu Anggota DPRD Provinsi Kalsel dari Fraksi PPP, H Suwardi Sarlan.

H Suwardi menyampaikan kekecewaannya karena tak ada Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah maupun Asisten Pemerintah Provinsi yang hadir mewakili Gubernur.

"Ini baru sekali terjadi di Paripurna kita. Ini jadi catatan, setidaknya kedepan Pemerintah bisa membagikan waktu untuk Rapat Paripurna supaya match," kata H Suwardi.

Menurutnya, bagaimanapun DPRD Provinsi Kalsel merupakan mitra sejajar dengan Eksekutif sehingga Rapat Paripurna sebagai forum musyawarah tertinggi di DPRD Provinsi Kalsel harus lebih dihargai.

Walau demikian, Rapat Paripurna akhirnya tetap dilanjutkan setelah Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK yang memimpin Rapat meminta persetujuan dari seluruh Anggota Dewan yang hadir.

Sebelumnya, 37 Anggota Dewan yang hadir sebenarnya sempat menunggu selama Rapat di skors selama 15 menit untuk menunggu Asisten I Bidang Pemerintahan yang belum juga berhadir hingga Rapat dimulai.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

 

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved