PT PLN Wilayah Kalselteng

Turut Lestarikan Lingkungan, PLN Bantu Bank Sampah Kabupaten Banjar

PLN UIW Kalselteng memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) pendanaan bagi pengembangan pengelolaan bank sampah.

HO/Humas PLN Kalselteng
Senior Manager SDM dan Umum PLN UIW Kalselteng Sari Indah Damayanti menyerahkan secara simbolis bantuan untuk bank sampah kepada Bupati Banjar, H Khalilurrahman pada Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Banjar, Senin (25/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Guna membantu mengatasi masalah sampah di Kabupaten Banjar, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) pendanaan bagi pengembangan pengelolaan bank sampah.

Senior Manager SDM dan Umum PLN UIW Kalselteng Sari Indah Damayanti secara simbolis menyerahkan bantuan bagi bank sampah tersebut kepada Bupati Kabupaten Banjar, KH. Khalilurrahman dalam acara Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Banjar, Senin (25/11/2019).

Bantuan yang diberikan berupa lima unit motor roda tiga pengangkut sampah, 5 set tempat sampah, 100 buah sapu dan pelatihan manajerial kepada tiga bank sampah di Kabupaten Banjar. Bank sampah yang diberikan bantuan yaitu Bank Sampah Sekumpul, Bank Sampah dan KSM Lestari.

Sari menyatakan bahwa bantuan Program CSR PLN Peduli untuk bank sampah ini merupakan wujud nyata PLN dalam pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah terpadu oleh komunitas.

Selain itu, Sari juga menyatakan bahwa PLN ingin turut berkontribusi terhadap pengurangan sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan

“Keberadaan bank sampah merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan lingkungan yang bersih dan sehat. Bank sampah juga mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan limbah sampah, khususnya ketika manfaat ekonominya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Sari.

Sari lebih lanjut menjelaskan bahwa tantangan yang sering dihadapi bank sampah adalah pengelolaan manajerial, keberlanjutan usaha dan ekonomi bank sampah.

“Selain mengajak masyarakat untuk menjadi nasabah dan menabung sampah, bank sampah juga memiliki tantangan dalam mengelola operasional bank sampah dan meningkatkan nilai ekonominya.

Oleh karena itu kami mendatangkan perwakilan dari Bank Sampah Malang Jawa Timur yang juga merupakan binaan PLN untuk mengisi pelatihan bagi pengelola bank sampah di Kabupaten Banjar,” ujar Sari.

Selain memberikan bantuan sarana prasarana dan pelatihan bagi pengelola bank sampah, PLN juga memberikan bantuan untuk sosialisasi bagi masyarakat di sekitar bank sampah terkait pemilahan sampah rumah tangga.

Sari menyampaikan bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang belum memilah sampah mereka di rumah.

“Kami berharap adanya bantuan ini dapat menginisiasi kesadaran masyarakat untuk dapat mulai memilah sampah mereka di rumah, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bank sampah. Dengan pemilahan sedari dini, kami berharap volume sampah dapat berkurang dan lingkungan menjadi lebih nyaman untuk ditinggali,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar, Boyke Boyke W Triestiyanto mengapresiasi PLN dan menyampaikan bahwa bantuan CSR yang diberikan PLN bagi bank sampah sudah tepat sasaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang sudah memberikan bantuan CSR. Mudah-mudahan dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya. Saya juga mengharapkan bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas kita terutama dalam pengelolaan sampah karena bank sampah di Kabupaten Banjar sedang kami arahkan untuk bisnis. Kami berharap ke depannya lebih banyak bank sampah yang mendapatkan bantuan serta lebih baik lagi dalam pengelolaannya untuk menghasilkan keuntungan secara ekonomi,” tandas dia. (*/AOL)

Penulis: Sofyar Redhani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved