Berita Tapin

Ketua DAD Tapin Minta Persoalan UGR Lahan Bendungan Tapin Utamakan Mediasi

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Tapin, Karliansyah meminta persoalan lahan Bendungan Tapin mengutamakan mediasi.

Ketua DAD Tapin Minta Persoalan UGR Lahan Bendungan Tapin Utamakan Mediasi
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Ketua DAD Kabupaten Tapin, Karliansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Tapin, Karliansyah meminta persoalan lahan Bendungan Tapin mengutamakan mediasi.

Hal itu dikatakan Karliansyah seusai mengikuti rapat mediasi persoalan uang ganti rugi (UGR) pengadaan lahan Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya di Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Tapin, Selasa (26/11/2019).

Karliansyah mengaku diminta menghadiri rapat mediasi pengadaan lahan Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya.

Menurut Karliansyah, rapat mediasi yang dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin, HM Yunus, belum menghasilkan kesepakatan para pihak .

Misteri Video Syur Gisella Anastasia Kian Terkuak, Eks Gading Marten Perlihatkan Bagian Tubuhnya?

Maia Estianty Kena Batunya Imbas Komentari Krisdayanti & Raul Lemos, Eks Duet Mulan Jameela Buat Ini

Itu karena para pihak yang diundang dalam rapat mediasi itu, belum semuanya pihak berhadir, sehingga rapat mediasi tertunda.

Rapat mediasi itu ingin mendengar keterangan ahli waris pemilik lahan yang menerima UGR dan mendengarkan keterangan dari pembeli lahan sebelum pencairan UGR.

Karliansyah mengaku andil meminta warga Desa Pipitak Jaya mengutamakan musyawarah secara kekeluargaan melalui Pemerintah Kabupaten Tapin.

"Saya selaku tokoh masyarakat adat dayak di Desa Pipitak Jaya sudah meminta agar persoalan uang ganti rugi lahan diselesaikan secara kekeluargaan saja," katanya.

Upaya mediasi itu agar persoalan uang ganti rugi lahan proyek pembangunan Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya tidak sampai berlanjut di tingkat proses hukum.

"Kalau beberapa mediasi tidak ada titik terangnya, saya kembalikan kepada para pihak pembeli dan ahli waris," katanya.

Rapat mediasi di Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin itu dihadiri perwakilan dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin, perwakilan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, anggota Intelkam Polres Tapin, Kapolsek Tapin Tengah, Iptu Mara Halim Harahap.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved