Berita Kaltim

Peredaran Kayu Ilegal di Kaltim Berhasil Dibongkar, KLHK Sita Kayu Haram Senilai Rp 6 Miliar

Balai Gakkum KLHK Kalimantan berhasil menggagalkan jual beli kayu ilegal senilai Rp 6 miliar.

Peredaran Kayu Ilegal di Kaltim Berhasil Dibongkar, KLHK Sita Kayu Haram Senilai Rp 6 Miliar
(KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON)
Kayu ilegal disita petugas Gakkum KLHK Kalimantan di gudang penampungan di Samarinda, Senin (25/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMARINDA - Peredaran jual beli kayu ilegal berhasil dibongkar oleh Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kalimantan.

Balai Gakkum KLHK Kalimantan berhasil menggagalkan jual beli kayu ilegal senilai Rp 6 miliar.

Kayu ulin dan meranti sebanyak 1.300 metrik kubik itu tersimpan di penampungan enam gudang perusahaan yang tersebar di tiga kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur, pada Rabu (20/11/2019).

Lima perusahaan berinisial UD.HK, UD.FQ, UD.MM, UD.BM, CV, SER, berada di Samarinda dan Kutai Kertanegara dan CV.AK di Kutai Barat.

Ulah Suporter Bikin Persib Didenda Komdis PSSI Rp 150 Juta, Persela Lamongan Rp 200 Juta

Pencuri Bawa Kabur Perhiasan Paling Bernilai di Museum Jerman, Terungkap Begini Pelaku Beraksi

Pasang Ring Bikin BPJS Defisit, Menkes Terawan Sebut Tagihan BPJS Penyakit Jantung Rp 10,5 Triliun

Digerebek Polisi, Komplotan Penipu Lewat Telpon Kocar-kacir Loncat Pagar dan Sembunyi di Rumah Warga

Enam perusahaan itu diduga menerima, menampung, mengolah dan memperjualbelikan kayu ilegal tanpa dokumen sah.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan KLHK Kalimantan Sustyo Iriono mengatakan, saat ini barang bukti kayu olahan jenis ulin dan meranti dengan berbagai ukuran disita.

Kayu olahan ulin dan meranti dalam bentuk pacakan dan gergajian ditemukan dengan ukuran variatif.

Turut diamankan 6 truk Fuso dan 1 unit truk Colt Diesel berisi kayu. Kini semua barang bukti tersebut dalam penjagaan personil SPORC Brigade Enggan di masing-masing Tempat Penampung Terdaftar Kayu Olahan (TPT-KO).

“Kami berhasil mengamankan atas laporan masyarakat,” ungkap Sustyo saat memberi keterangan pers di Samarinda, Senin (25/11/2019).

Sustyo mengatakan terjadi peredaran kayu ilegal secara masif terjadi di Kabupaten Kutai Barat. Hasil analisis dan operasi intelejen tim Gakkum KLHK ditemukan dokument kayu olahan terindikasi aktivitas ilegal logging.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved