Bumi Selidah

Batola Terbaik Dalam Kelola DAK dan Dana Desa di Kalsel

Pemerintah Daerah Barito Kuala mendapatkan penghargaan dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa terbaik di Kalimantan Selatan.

Batola Terbaik Dalam Kelola DAK dan Dana Desa di Kalsel
HO/Humas Batola
PEMKAB Batola mendapatkan penghargaan dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa terbaik di Kalimantan Selatan, penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor dan diterima oleh Wakil Bupati Batola H. Rahmadian Noor, Rabu (27/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah Daerah Barito Kuala mendapatkan penghargaan dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa terbaik di Kalimantan Selatan, penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor dan diterima oleh Wakil Bupati Batola H. Rahmadian Noor, Rabu (27/11/2019).

Acara yang berlangsung di auditorium K.H. Idham Chalid Banjarbaru ini dihadiri seluruh kepala SKPD Provinsi Kalimantan Selatan serta Bupati dan Walikota se-Kalimantan Selatan.

Penghargaan merupakan apresiasi Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Kalsel pada Kabupaten dan Kota yang telah mengelola dan melakukan pelaporan penggunaan DAK serta Dana Desa dengan baik.

Gubernur Kalimantan Selata H. Sahbirin Noor menyampaikan penghargaan ini diberikan kepada Daerah yang segera merealisasikan program dan kegiatan yang menggunakan APBN.

"Sesuai pesan Presiden, Pemerintah Daerah harus segera merealisasikan program dan kegiatan agar segera dapat dirasakan masyarakat," tambah pria yang akrab disapa paman Birin ini.

Kalimantan Selatan sendiri menurut Usdek Rahyono Kepala Ditjen Perbendaharaan wilayah Provinsi Kalsel dalam realisasi pembelanjaan APBN telah mencapai 75,5 persen atau sekitar 7,42 triliun hingga 20 November 2019.

Dengan rincian penyerapan APBN 2019 di Kalimantan Selatan adalah belanja pegawai 3,08 trilyun atau 90 persen, belanja barang 3,16 trilyun atau 73 persen, belanja modal 1,16 trilyun atau 57 persen, belanja bantuan sosial 8,63 milyar atau mencapai 65 persen

"Diperkirakan dalam 5 minggu penyerapan anggaran akan mencapai 90 persen, hal ini sudah sesuai dengan target," tambah Usdek.

Rahmadian Noor selepas menerima penghargaan menyampaikan bahwa Batola menjadi terbaik dalam pengelolaan DAK Fisik dsn Dana Desa se-Kalsel karena matangnya persiapan pemerintah Daerah pada awal tahun. Sehingga program dan kegiatan dapat segera terlesaikan dan pelaporan secara administrasi telah siap sejak awal tahun.

"Akhir tahun seperti ini, pengelola Dana Desa telah asistensi pelaporan ke Ditjen, bahkan telah pencairam Dana Desa 2020 tahap pertama," terang Rahmadi.

Selain Batola, untuk penerima penghargaan kategori Pemerintah Daerah pengelola DAK Fisik dan Dana Desa terbaik 2019 ada Pemda HSU di posisi ke-2 dan Kabupaten Tanah Laut Ke-3.

Sementara untuk alokasi dana transfer ke Daerah dan Dana Desa tahun anggaran 2020 di Batola mencapai 1,168 trilyun rupiah. (*/Aol).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved