Berita Banjarbaru

Pengiriman Benih Buah, Bunga dan Tanaman dari LN Marak, Balai Karantina Sita 50 Kali Pengiriman

Sebanyak 50 frekuensi pengiriman jenis tanaman, benih buah buah, dan benih bunga yang dipasok dari luar negeri dinyatakan Illegal oleh Balai Karantina

Pengiriman Benih Buah, Bunga dan Tanaman dari LN Marak, Balai Karantina Sita 50 Kali Pengiriman
banjarmasipost.co.id/nurholis huda
Pemusnahan barang bukti pengiriman benih tanaman buah dan bunga secara online dari LN di Balai Karantina 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 50 frekuensi pengiriman jenis tanaman, benih buah buah, dan benih bunga yang dipasok dari luar negeri dinyatakan Illegal oleh Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin.

Barangbukti sebanyak itu disita dari Agustus-Oktober 2019. Rabu (27/11/2019) itu dimusnahkan oleh Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin dengan cara dibakar di tempat khusus pembakaran dan Pemusnahan Barangbukti.

Kasi Pengawasan Dan Penindakan (Wasdak) Karantina Pertanian kelas 1 Banjarmasin, Lulus Riyant, mengemukakan Barang bukti sebanyak itu rata-rata disita dari pengiriman barang secara online yang kemudian disita oleh pihak Karantina Custom Bandara Syamsudin Noor.

"Khususnya dari luar negeri ada aturan mainnya yakni harus ada surat izin pertanian. Kalau sudah lulus analisa resiko penyakit, bisa saja dan dibolehkan. Proses pengiriman ada dari negara asal ada Sanitary Cerifikat. Kalau itu tidak terbit maka lulus. Tapi kalau tidak ada akan disita karena tidak ada garansi kalau tumbuhan itu aman jika di Indonesia, " kata dia.

Jumlah Pendaftar Test CPNS Kabupaten Batola Kalsel Capai 3.576 Pelamar

Penampakan Perdana Puput Nastiti Devi Pasca Ahok BTP Jadi Petinggi Pertamina, Veronica Tan Nangis?

Kalsel Peringkat Pertama Hipetensi di Indonesia, 90 Peserta Ikuti Pelatihan Pelopor Gaya Hidup Sehat

Diuraikannya bahwa kejadian seperti ini, mulai berkembang dan terungkap sebab semakin mudahnya seseorang memasan secara online tumbuhan atau biji tumbuhan atau bunga dari luar negeri.

Dinelaskan Lulus Riyanto, mereka yang mendatangkan dari luar negeri ini alamatnya di jauh jauh, misal dari Barabai, Pangkalanbun, Sampit dan sejenisnya.

Suasana pemusnahan barang bukti pengiriman benih tanaman buah dan bunga ilegal dari LN di Balai Karantina
Suasana pemusnahan barang bukti pengiriman benih tanaman buah dan bunga ilegal dari LN di Balai Karantina (banjarmasipost.co.id/nurholis huda)

"Mereka diminta datang tidak ada respon dan setelah 14 hari maka disita masuk Barangbukti. Rata rata dugaan kami ini mereka yang memasok dari luar negeri ini untuk keunikan dan hobi menanam tanaman langka dari luar negeri yang itu disebut unik dan langka. Tapi tidak ada jaminan jika di Indonesia itu akan aman, sebab bisa jadi malah akan menjadi hama. Karena itu harus hati-hati betul, " kata dia.

Salah satu warga, Yanto mengaku aneh setelah melihat sejenis bibit brokoli saja sampai memesan ke luar negeri." Memang unik pank kelihatannya. Ternyata harus ada pakai izin ya, " tandasnya.

Dari data yang ada di Balai Karantina, dari Barangbukti itu benih bunga benih tumbuhan dan benih buah itu dari, Malaysia, Taiwan, Singapura, Laos, Cina, Belanda dan Swiss.

Kadis LH Tabalong Rowi Minta Kerusakan Lingkungan Akibat Batu Bara di Haruai Harus Diperbaiki

Kantor Percetakan PT GWK Ikut Bergetar Saat Terdengar Suara Ledakan di Liang Anggang, Karyawan Panik

Dari Pemusnahan dengan cara dibakar itu, banyak diundang, instansi lain, semisal Perwakilan Pangkalan TNI AU Lanud Syamsudin Noor, perwakilan PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Syamsudin Noor, Perwakilan Polsek Landasan Ulin, Kepolisian Resort Kota Banjarbaru, perwakilan Dinas Pertanian dan Hortikultura Propinsi Kalimantan Selatan, perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan.

Selain itu, juda aga Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Cabang PT Angkasa Pura Logistik Cabang, Kantor Pos Cabang Landasan Bandara Syamsudin Noor, Asperindo Kalimantan Selatan Banjarmasin. Station Manager Maskapai Banjarmasin. (banjarmasinpost.co.id/lis).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved