Berita Banjarbaru

Warga Desa Tambak Padi Gambut Kabupaten Banjar Juga Panik Dengar Suara Dentuman di Daerahnya

Nadi, anak mantan pembakal setempat, Suriansyah, di desa itu mengaku mendengar ledakan itu. Tapi hingga sore dirinya belum ada laporan warga

Warga Desa Tambak Padi Gambut Kabupaten Banjar Juga Panik Dengar Suara Dentuman di Daerahnya
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Tujuh kaca di Masjid Assholaha Guntung Papuyu Gambut pecah akibat ledakan, Rabu (27/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dampak letusan yang diduga dari disposal bekas bahan peledak yang kedaluarsa oleh kegiatan Brimob, belum ada atau laporan dari warga Desa Tambak Padi, Kecamatan Beruntung Baru.

Nadi, anak mantan pembakal setempat, Suriansyah, di desa itu mengaku mendengar ledakan itu. Tapi hingga sore dirinya belum ada laporan arga yang rumahnya terdampak.

"Tapi ada getaran dan mendengar letusan tadi. Kami tak tau dari apa itu, ya sempat kaget juga itu ledakan apa," tanya dia.

Sementara, salah satu Warga Jali, melalui Banjarmasin Post meminta pihak berkait agar menghentikan kegiatan itu karena mengganggu warga.

"Ya jelas sangat terganggu. Kami saja tadi anak saya kaget dan menangis. Keramas betul tadi," kata warga Gambut Kompleks Mandiri Asri km 14 Tersebut.

Dia bahkan mencerminkan bahwa karena ledakan itu mengakibatkan musholla Assholaha, Handil Kandangan RT.01 Desa Kayu Bawang Gambut juga ikut pecah kacanya.

Dampak Ledakan, 7 Kaca Masjid Assholaha Hancur, Musala Darul Ilham, Plafon, Jendala dan Piring Pecah

Kantor Percetakan PT GWK Ikut Bergetar Saat Terdengar Suara Ledakan di Liang Anggang, Karyawan Panik

BREAKING NEWS : Terdengar Suara Ledakan di Landasan Ulin Banjarbaru, Warga Mengira Gempa

"Benar pak, pecah kacanya sampai. Ya itu imbas ledakan tadi. Kami kaget juga," tandasnya.

Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP M Rifai mengatakan bahan peledak ini adalah milik perusahaan. Namun, karena sudah kedaluwarsa maka harus dilakukan pemusnahan.

“Bukan bom, itu bahan peledak yang kedaluwarsa yang diledakan. Terkait berapa banyak bahan peledak yang dimusnahkan tadi, kita masih menunggu data dari Intel,” tuturnya.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifai, dikonfirmasi ulang, menegaskan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab terhadap rumah-rumah warga terdampak ledakan ini.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved