Berita Banjarmasin

500 Perusahaan di Kalsel Belum Mau Membentuk Serikat Pekerja karena Takut Dirongrong Buruh

KSPSI Kalsel mendata di Kalsel ada sekitar 500 perusahaan lebih yang belum mempunyai dan membentuk serikat pekerja sesuai amanah UU No 21 Tahun 2000

500 Perusahaan di Kalsel Belum Mau Membentuk Serikat Pekerja karena Takut Dirongrong Buruh
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Sumarlan Ketua Biro Hukum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel, mendata di Kalsel ada sekitar 500 perusahaan lebih yang belum mempunyai dan membentuk serikat pekerja sesuai amanah UU No 21 Tahun 2000 tentang kebebasan berserikat.

“Jika sebuah ada sebuah perusahaan belum membentuk serikat pekerja, berarti perusahaan tersebut arogan. Kita juga ada sekitar 500 perusahaan di Kalsel belum mau membentuk serikat pekerja,” kata Ketua Biro Hukum

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel, H Sumarlan, Kamis (28/11/19).

Menurut Sumarlan, selama ini memang banyak sekali perusahaan menginginkan di perusahaan setempat tidak ada serikat pekerja.

Ajaran Sesat di HST, Pengikut Nasrudin Mengaku Dibaiat, Bacaan Salat Diterjemahkan Bahasa Indonesia

Bantuan Masyarakat HSS untuk Korban Kebakaran di Pulau Sebuku Disalurkan, Bupati Lepas Truk Bantuan

Polres HST Tetapkan Kasus Penistaan Agama Ranah Pidana, Minta Keterangan Saksi Ahli dari Luar Pulau

Alasannya, perusahaan masih punya pemikiran serikat pekerja itu dianggap duri dalam daging dan sewaktu-waktu bisa merongrong akan menghancurkan perusahaan.

“Padahal itu merupakan pandangan yang salah dari perusahaan yang tidak mengerti maksud dan tujuan serikat pekerja,” katanya.

Lebih lanjut Sumarlan menyatakan dengan lahirnya serikat pekerja di perusahaan itu bisa mengatasi masalah buruh. Jika di perusahaan itu ada masalah buruh yang kompleks, maka tidak diselesaikan masing-masing.

“Dengan serikat pekerja, maka akan membantu mengatasi masalah perburuan dengan pihak perusahaan secara lebih komprehensif,” kata Sumarlan. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved