Breaking News:

Public Services

Jangan Dibebani Warga Kotabaru Tagihan PDAM yang Tidak Jelas

Bapak Bupati Kotabaru, tolong Pak air sudah tidak mengalir selama 2 bulan, tapi tagihan dari PDAM ke rumah kami masih Rp 50.000.

Bupati Kotabaru, Sayed Jafar saat meninjau IKK Cantung, Kecamatan Kelumpang Hulu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Bapak Bupati Kotabaru, tolong Pak air sudah tidak mengalir selama 2 bulan, tapi tagihan dari PDAM ke rumah kami masih Rp 50.000. Untuk apa pembayaran ini. Tolong benahi PDAM. Ada unsur pembodohan publik, ayo aparat berwenang turun tangan pang. Masyarakat sudah dibebani membeli air pake sepeda motor, jangan dibebani lagi tagihan PDAM yang tidak jelas. Terima kasih mudahan ada yang mendengarkan keluhan masyarakat kecil. +6282352746783

TANGGAPAN
AKAN saya panggil Direktur PDAM-nya. Kalau bisa laporkan langsung ke kontor Bupati dengan bukti tagihannya.

H Said Akhmad, Sekda Kotabaru

Banjarmasin Post edisi Kamis (28/11/2019)
Banjarmasin Post edisi Kamis (28/11/2019) (Dok Banjarmasinpost.co.id)

Tertibkan PKL di Trotoar Mistar Cokrokusumo
BANJARBARU - Kepada Dinas Perhubungan Banjarbaru, Satpol PP dan aparat terkait. Tolong dilarang dan ditertibkan aktivitas berjualan di trotoar dan pinggir trotoar di Jalan Mistar Cokrokusumo, tak jauh dari bundaran simpang empat Banjarbaru.

Trotoar itu baru selesai dibangun, tapi sudah ada sejumlah pedagang yang berjualan. Terutama yang berjualan buah pakai mobil pick up. Parkir di pinggir trotoar, bikin macet jalan. Kalau tidak segera ditertibkan, akan banyak menyusul berdatangan pedagang berjualan di trotoar baru itu. Tolong aparat terkait supaya bertindak. Terima kasih. 082151838321

TANGGAPAN
TERIMA kasih atas informasinya, berkaitan dengan pengaduan masalah pedagang PKL di Jalan Mistar Cokrokusumo depan eks GIANT yang berjualan di atas bahu jalan dan trotoar sudah ditindaklanjuti pada hari Jumat malam.

Ada 16 pedagang yang dikasih surat pernyataan untuk tidak lagi berjualan di atas bahu jalan dan trotoar, hasil pemantau Satpol PP para PKL tersebut tidak ada lagi berjualan.

Semoga para PKL taat terhadap Peraturan daerah di Kota Banjarbaru karena mereka melanggar Perda No 6 tahun 2014 tentang Ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Yanto Hidayat, PPNS Seksi opsdal Satpol PP Kota Banjarbaru

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved