Berita Tanahbumbu

Tidak Sesuai Peruntukan Lahan, PUPR Tanbu Ancam Tertibkan Kegiatan dan Bangunan Melanggar Perda

Dinas PUPR Tanahbumbu gencar mensosialisasikan perda tata ruang dengan memasang spanduk imbauan.

Tidak Sesuai Peruntukan Lahan, PUPR Tanbu Ancam Tertibkan Kegiatan dan Bangunan Melanggar Perda
istimewa/Diskominfo Pemkab Tanahbumbu
Petugas Dinas PUPR memasang plang sosialisasi Perda RTRW terkait pengendalian dan pemanfaatan ruang tanah sesuai peruntukan 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanahbumbu mulai menggencarkan sosialisasi tata ruang. Sosialisasi dengan melakukan pemasangan imbauan di beberapa titik terdapat kegiatan tidak sesuai peruntukan.

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten. Dua titik kegiatan dipasang papan imbauan, karena dianggap melanggar Perda lantaran tidak sesuai peruntukan.

Dua kegiatan dianggap tidak sesuai peruntukan RTRW yaitu, kegiatan pengambilab pasir di pinggir sungai di kawasan jalan Lingkar 3 tepatnya di samping jembatan. Sementara kegiatan dilakukan di daerah aliran sungai (DAS).

Sedangkan satu titiknya di kawasan Gunung Tinggi, jalan Kersik Putih. Di sana terdapat kegiatan pembangunan fondasi, dinilai tidak sesuai peruntukan tata ruang karena berada di area pertanian. Sebagaimana diatur dalam RTRW, daerah tersebut sebagai penyangga pangan.

Pemicu Tagar #SandhySondoroCabul Trending di Twitter, Sandhy Sondoro Langsung Bereaksi Begini

Musda Pertama Para Desainer Kalsel, Fahmi Refa Terpilih Jadi Ketua APPMI Kalsel

Diteror Anak Istri Tua, Istri Kedua Limbat Minta Cerai, Kondisi Benazir Endang Mirip Mulan Jameela

Valentino Rossi Ganti Kepala Teknis Motornya, The Doctor Optimis Bisa Bersinar Musim Depan

Kepala Dinas PUPR Tanahbumbu H Ansyari Firdaus membenarkan, pemasangan imbauan larangan kegiatan di dua titik lantaran tidak sesuai peruntukan seperti diatur dalam Perda RTRW.

"Dua titik dulu (dipasang larangan) karena itu (dua titik) yang jelas terlihat," ungkap Firdaus melalui telepon genggamnya kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (27/11/2019).

Menurut Firdaus, selain dua titik tersebut dimungkinkan masih ada kegiatan di wilayah lainnya tidak sesuai peruntukan tata ruang. Oleh karena itu, tetap akan dilaksanakan sosialisasi.

Kegiatan bertujuan untuk melaksanakan pengendalian dan pemanfaatan ruang, dimana pemanfaatan dari pada ruang/tanah haruslah sesuai Perda RTRW Kabupaten Tanahbumbu No 3 Tahun 2017.

Barcelona Juara Grup F Liga Champions, Trio MSG Kalahkan Borussia Dortmun 3-1

Perjanjian Pranikah Nagita Slavina-Raffi Ahmad Bikin Ibu Rafathar Nangis Terungkap ke Bos Trans Corp

Liverpool Ditahan Napoli 1-1 di Anfield, The Reds Gagal Pastikan Lolos 16 Besar Liga Champions

"Perda ini (tata ruang) kan baru (2017), jadi kami sosialisasikan dulu," terang Firdaus.

Setelah sosialisasi ini dipastikan Firdaus, akan ada tindak lanjut yakni berupa tindakan yang lebih. Apabila tetap ada kegiatan atau bangunan tidak sesuai peruntukan diatur dalam tata ruang.

"Pasti setelahnya akan ada tindakan yang lebih dari sosialisasi," pungkas Firdaus.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved