Berita Banjarmasin

Tim Rumah Zakat Action Kirim Relawan Buat Penyaluran Bantuan Kebakaran di Sungai Bali Pulau Sebuku

Rumah Zakat Action peduli bencana kali ini menyalurkan beberapa barang yakni pakaian pria/wanita, pembalut wanita, diapers, susu, gula dan lain.

Tim Rumah Zakat Action Kirim Relawan Buat Penyaluran Bantuan Kebakaran di Sungai Bali Pulau Sebuku
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Rumah Zakat Action peduli bencana kali ini menyalurkan beberapa barang yakni pakaian pria/wanita, pembalut wanita, diapers, susu, gula dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. 

BANJARMASIN POST.CO.ID. BANJARMASIN - Tiga hari Pasca kebakaran hebat menghanguskan ratusan rumah di Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalsel. Rumah Zakat Action peduli bencana langsung menerjunkan enam orang relawan untuk turun langsung kelapangan guna mendistribusikan bantuan dan keperluan korban kebakaran di desa tersebut.

Rumah Zakat Action peduli bencana kali ini menyalurkan beberapa barang yakni pakaian pria/wanita, pembalut wanita, diapers, susu, gula dan beberapa kebutuhan pokok lain nya.

"Team Rumah Zakat Action Kalsel juga membawa serta 250 kaleng Superqurban rendang dan kornet dengan harapan dapat membantu terpenuhinya asupan pangan yg praktis dan bergizi untuk para korban bencana," kata Muhammad Luthfi Alfin selaku Branch Manager Rumah Zakat Kalsel, Rabu (27/11/2019).

Dia mengajak agar semua orang mendoakan korban terdampak kebakaran dan bergerak bantu mereka bersama.

Satu Truk Plus 1 Pikap Bantuan Dishut Kalsel Diluncurkan untuk Para Korban Kabakaran di Pulau Sebuku

Tim Labfor Surabaya Turun Ke Lokasi Kebakaran Desa Sungai Bali, Pulau Sebuku, Kotabaru

PMI Tanahbumbu Salurkan Bantuan Logistik dan Terjunkan Tenaga Medis Bantu Warga di Pulau Sebuku

Hasil penelusuran Tim Rumah Zakat Action, hingga berita kembali dilansir belum ada ditemukan korban kebakaran mengalami sakit - sakit imbas dari peristiwa tersebut.

Abdul Sahid, tokoh masyarakat sekaligus mantan Kades Sungai Bali, membenarkan sampai dengan hari ketiga ini belum ada korban yang mengeluh sakit dampak dari kejadian itu.

"Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban mengeluh sakit-sakit. Untuk logistik, bantuan pakaian terus berdatangan. Kecuali ibu-ibu terutama, mereka memerlukan pakai dalam untuk ganti," katanya.

Selain itu, menurut Rivai, petugas kesehatan bertugas di lapangan secara mobile melakukan pengecekan ke rumah-rumah yang di tempati korban. "Sampai hari ini belum ada laporan warga korban kebakaran yang sakit. Sekarang aku masih di lokasi," ujar Rivai

Meski pun belum ada laporan maupun keluhan langsung dari para korban. Pihaknya akan terus siaga, terlebih ketersediaan obat-obatan. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved