Tips Sehat

5 Cara Menangani Serangan Jantung Harus Segera Dilakukan, Satu Diantaranya CPR dan Aspirin

5 Cara Menangani Serangan Jantung Harus Segera Dilakukan, Satu Diantaranya CPR

5 Cara Menangani Serangan Jantung Harus Segera Dilakukan, Satu Diantaranya CPR dan  Aspirin
shutterstock
Lima (5) Cara Menangani Serangan Jantung Harus Segera Dilakukan, Satu Diantaranya CPR (foto ilustrasi). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Serangan jantung adalah salah satu penyakit yang banyak berkahir dengan kematian jika tidak ditangani dengan cepat.

Apalagi jika korban serangan jantung tidak mendapatkan penanganan yang tepat, disaat kejadian pertama.

Jika menangani serangan jantung lambat, alamat akibat yang fatal bagi korban.

Diantara ciri serangan jantung adalah perasaan pusing, berkeringat, mual, nasfas memendek, rasa sakit yang terasa memeras jantung, hingga rasa tidak nyaman pada bahu, leher, punggung, rahang, lengan, dan perut bagian atas.

Serangan jantung juga biasanya menyebabkan sakit pada dada selama lebih dari 15 menit, namun terkadang bisa juga tidak menunjukkan gejala apapun.

Berikut adalah cara menangani serangan jantung yang segera harus dilakukan:

1. Jika korban serangan jantung masih terbangun dan bisa merespons

Berikan baby aspirin 324mg atau aspirin dewasa 325mg. Jangan berikan air atau makanan. Jaga kenyamanan korban dan buat daftar obat-obatan jika mereka memilikinya. Jika mereka mendapatkan resep nitrogliserin oleh dokter, berikan pada korban ketika merasa sakit dada.

2. Jika korban serangan jantung tidak sadarkan diri, namun masih bernafas secara normal

Pindahkan korban ke permukaan yang rendah dan biarkan kepala korban rileks dalam posisi tegak. Posisi ini untuk menghindari korban mengalami tersedak dengan membiarkan saliva mengering dari dalam mulut. 

3. Jika korban tidak sadarkan diri dan tidak bernafas

Melakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR) akan sangat membantu dan membuatnya lebih baik sebelum dibawa ke rumah sakit. Studi mengatakan bahwa melakukan CPR pada korban sebelum dilarikan ke rumah sakit bisa meningkatkan rasio selamat hingga 12 persen.

Tahapan CPR

1. Letakkan satu tangan ada tengah dada korban dekat dengan area puting, lalu tekan dengan keras dan cepat.

Lakukan 100 hingga 120 kompresi per menit.

2. Jangan takut ketika kamu melakukan CPR

Defibrilasi adalah metode penanganan pertama lainnya untuk korban serangan jantung.

Sejumlah tempat umum memiliki defibrilator eksternal otomatis atau automatic external defibrillators (AED), sebuah perangkat elektronik portabel yang bisa memberi kejut listrik ke jantung agar denyutnya bisa kembali normal. Mesin ini sangatlah membantu dan bisa menyelamatkan nyawa korban serangan jantung.

Pada intinya, jika berada dekat dengan korban serangan jantung, jangan panik. Sebab, panik akan membuat kita kehilangan waktu berharga untuk menyelamatkan mereka yang membutuhkan.

Tetaplah tenang, sehingga bisa membantu dan menyelamatkan nyawa mereka. Selain itu, penting untuk memahami CPR sebagai antisipasi jika diperlukan di masa mendatang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tips Pertolongan Pertama pada Penderita Serangan Jantung"

Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved