Revolusi Hijau Dishut Kalsel

Sebanyak 16.800 Bibit Sengon Terdistribusi di Lima KPH di Balangan.

Memasuki musim hujan seperti sekarang, permintaan bibit oleh masyarakat melonjak drastis. Salah satunya bibit sengon untuk keperluan RHL-KTH.

Sebanyak 16.800 Bibit Sengon Terdistribusi di Lima KPH di Balangan.
Humas Dishut kalsel
Warga di Balangan antusias untuk mendapatkan bibit sengon untuk program RHL-KTH 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penantian panjang para petani Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL-KTH) tiba. Musim hujan memberikan kegembiraan dan secercah harapan bagi mereka, khususnya di wilayah Kabupaten Balangan.

Memasuki musim hujan seperti sekarang, permintaan bibit oleh masyarakat melonjak drastis. Salah satunya bibit sengon untuk keperluan RHL-KTH.

Melalui pendamping RHL-KTH, KPH Balangan langsung melakukan koordinasi dengan persemaian BPTH Dishut di Banjarbaru dan Persemaian Permanen Kubah Taniran, untuk menindak lanjuti permintaan bibit masyarakat.

"Memasuki musim hujan yang mulai stabil ini adalah momentum yang tepat untuk melakukan penanaman," ucap Suriansyah, Ketua KTH Bumbuan Berjaya.

Warga antusias untuk mendapatkan bibit sengon untuk program RHL-KTH
Warga antusias untuk mendapatkan bibit sengon untuk program RHL-KTH (Humas Dishut Kalsel)

Sampai Rabu (27/11), petugas sudah melakukan pendistribusian bibit sengon yang meliputi lima KTH.
Diantaranya 5.000 bibit untuk KTH Mambang Lestari (Gunung Batu), 5.000 bibit untuk Rimba Lestari Junjung Buih (Ju'uh), 1.800 bibit untuk Kaluhur Hijau (Sumsum) dan 5.000 untuk bibit Bumbuan Berjaya (Simpang Bumbuan).

"Total ada 16.800 bibit sengon yang sudah kami distribusikan untuk keperluan 5 KTH. Namun karena keterbatasan tenaga dan sarana, kami tidak bisa langsung menyuplai bibit ke semua KTH," tambah Emir Faisal, Kasi Perlindungan Hutan KPH Balangan.

Warga antusias untuk mendapatkan bibit sengon untuk program RHL-KTH
Warga antusias untuk mendapatkan bibit sengon untuk program RHL-KTH (Humas Dishut Kalsel)

Ia menghimbau kepada petani yang sudah menerima bibit agar menjaga dan memelihara dengan telaten, karena cuaca di siang hari masih sangat panas meski sudah memasuki musim hujan. (AOL)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved