Berita HST

Bantuan Bedah Rumah Nenek Apah Dialihkan, Ini Penjelasan Pemkab Hulu Sungai Tengah

Wacana Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, untuk membedah rumah Nenek Apah (59) warga Desa Pandanu RT 01, Kecamatan Haruyan

Bantuan Bedah Rumah Nenek Apah Dialihkan, Ini Penjelasan Pemkab Hulu Sungai Tengah
Istimewa/ warga Gunung Batu
Ilustrasi program bedah rumah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI – Wacana Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, untuk membedah rumah Nenek Apah (59) warga Desa Pandanu RT 01, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah urung dilakukan.

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Syafaat, membeberkan jika batalnya rehab rumah nenek Apah yang dibiayai pemerintah karena rumah nenek Apah sudah direhab oleh rekan Balakar dibantu oleh SIT Al Khair Barabai.

"Jadi penerima bantuan dialihkan oleh aparat desa kepada penerima bantuan yang lain," bebernya.

Rumah nenek Apah yang sebelumnya terbuat dari dari anyaman bambu, lantai dari bahan papan bekas, bagian depan bangunan dari papan triplek campur kardus, dan bagian kanan depan bangunan hanya dipasangi jala, sudah diperbaiki dengan bantuan dari SIT Al Khair.

BERLANGSUNG Link RCTI! Live Streaming Timnas U-23 Indonesia vs Vietnam, Tak TV Online TVRI & UseeTV

LIVE BEIN SPORTS 1! Link Live Streaming TV Online Inter Milan vs SPAL di Liga Italia, Tak Live RCTI

LIVE MOLA TV! Live Streaming TV Online Norwich vs Arsenal Liga Inggris, Siaran Langsung TVRI

Perubahan Penampilan Ashanty Pasca Derita Autoimun Disorot, Istri Anang Hermansyah Langsung Manggung

Selain rumah Nenek Apah, rumah yang tak bisa diperbaiki yakni rumah Taufik.

Kaum masjid di Desa Awang Landas Kecamatan Labuan Amas Utara, Taufik, tak bisa mendapatkan bantuan bedah rumah.

Padahal, ia tinggal di rumah lanting yang hanya berukuran tak lebih dari 4x4 meter. Dinding rumah dan atap juga bocor.

Sayangnya, rumah Taufik juga tak dapat diperbaiki karena alasan legalitas lahan.

Menurut Syafaat, syarat pembedahan rumah jelas harus ada lahannya. "Kami siap membantu asal tanahnya legal. Apabila dari desa siap membuatkan legalitas lahan kami bisa membantu. Asal jangan di atas sungai," tegasnya.

Padahal tahun ini ada 800 unit bantuan bedah rumah yang dilakukan oleh Pemkab HST.

Halaman
12
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved