Kriminalitas Tapin

Pelajar Tikam Pelajar saat Mabuk, Kapolres Tapin: Tak Ada Maaf Bagi Pengedar Miras dan Obat-obatan

Kapolres Tapin AKBP Eko Hadi Prayitno mengaku selama tiga bulan bertugas di Bumi Rahayu Rahayu, perkara yang menonjol adalah peredaran gelap narkotika

Pelajar Tikam Pelajar saat Mabuk, Kapolres Tapin: Tak Ada Maaf Bagi Pengedar Miras dan Obat-obatan
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
AKBP Eko Hadi Prayitno, Kapolres Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kapolres Tapin AKBP Eko Hadi Prayitno mengaku selama tiga bulan bertugas di Bumi Rahayu Rahayu, perkara yang menonjol adalah peredaran gelap narkotika dan kejahatan menghilangkan nyawa orang lainnya.

Peristiwa penikaman senjata tajam antar anak pelajar yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia tak jauh dari lokasi peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapindiduga efek kejahatan mabuk karena minuman keras dan obat-obatan.

Hasil penyelidikan kasus kejahatan menghilangkan nyawa orang lain itu, diakui AKBP Eko Hadi Prayitno diakibatkan mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang.

"Kami menduga korban yang meninggal dunia itu masih pelajar dan pelaku juga masih sekolah karena efek dari pengaruhi minuman keras dan obat-obatan," katanya.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin Ternoda, MS Tikam Teman Sendiri Hingga Tewas

Kepala Polisi Meradang Terima Gelas Starbucks Bertuliskan Babi, Arti Tulisannya Sangat Menghina

Penjaga Tahanan Terbanyak Pelamar CPNS 2019, Sementara 10 Instansi Ini Masih Sepi, Bagini Faktanya

Kapolres Tapin AKBP Eko Hadi Prayitno menegaskan tidak ada kata maaf bagi para pengedar narkoba jenis sabu, minuman keras dan obat-obatan terlarang.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Satpol PP dan instansi terkait untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkotika, peredaran miras dan obat terlarang," tegasnya.

AKBP Eko Hadi Prayitno mengimbau agar para orangtua menjaga anak-anak mereka yang masih duduk di bangku sekolah agar menjauhkan dari pengaruh alkohol ataupun obat-obatan terlarang.

"Peristiwa perkelahian ataupun kejahatan menghilangkan nyawa orang lain efek dari minuman keras dan pengaruh obat-obatan.

Menurut AKBP Eko Hadi Prayitno, sosok anak bisa saja patuh di dalam rumah, namun anak bisa berubah perilakunya jika di luar rumah karena terpengaruh miras dan obat-obatan terlarang. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved