Kriminalitas Tapin

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin Ternoda, MS Tikam Teman Sendiri Hingga Tewas

MS (15) warga Jalan Perintis Raya Kabupaten Tapin diamankan personel Satreskrim Polres Tapin di Mapolres Tapin, Minggu (1/12/2019).

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin Ternoda, MS Tikam Teman Sendiri Hingga Tewas
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin Ternoda, MS Tikam Teman Sendiri Hingga Tewas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - MS (15) warga Jalan Perintis Raya Kabupaten Tapin diamankan personel Satreskrim Polres Tapin di Mapolres Tapin, Minggu (1/12/2019).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, MS dijemput dari RSUD Hasan Basri, Kandangan setelah terkena tikaman di bagian belakang punggungnya.

Saat ini MS masih berada di Mapolres Tapin untuk menjalani proses penyidikan atas peristiwa berdarah yang mengakibatkan satu nyawa temannya melayang.

Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Thomas Alfian dikonfirmasi membenarkan mengamankan MS untuk proses penyidikan terkait korban meninggal dunia usai keributan di RTH Rantau Baru.

Masya Allah! Mahasiswa di Yogyakarta Wafat Saat Jadi Imam Sholat Isya, Terperosok & Jatuh ke Sumur

Kepala Polisi Meradang Terima Gelas Starbucks Bertuliskan Babi, Arti Tulisannya Sangat Menghina

Penampakan Motor Custom Jokowi, Dipajang di IIMS 2019, Motor Ayah Kaesang Ini Bikin Penasaran

Menurut Thomas Alfian, informasi awal yang diperolehnya, MS awalnya korban salah sasaran yang terkena tikaman korban meninggal dunia.

Penuturannya, korban yang menikam pertama lalu dibalas MS dengan tikaman senjata tajam mengarah ke bagian dada korban.

Saksi mata lainnya, menuturkan melihat, keributan terjadi tak jauh dari panggung utama peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin.

Malam itu, sekitar pukul 20.00 Wita hingga pukul 23.00 Wita, RTH Rantau Baru ramai dikunjungi masyarakat karena peluncuran air mancur bergoyang dan lengkapi lampu warna-warni dan musik.

Usai menikam korban, MS memilih mengobati lukanya di RSUD Datu Sanggul Rantau. Saat itu korban belum tiba di RSUD Datu Sanggul Rantau.

Setelah korban tiba di RSUD Datu Sanggul Rantau, MS dibawa menggunakan mobil ke RSUD Hasan Basri dikawal polisi.

Korban yang terkena tikam MS ambruk dievakuasi dengan mobil dinas Pemerintah Kabupaten Tapin ke RSUD Datu Sanggul Rantau.

Diduga kehabisan darahnya, nyawa korban tak sempat ditangani petugas medis RSUD Datu Sanggul Rantau karena meninggal dunia.

"Motifnya respon saja dan korban dan terduga pelaku sama-sama dalam kondisi mabuk obat-obatan," kata AKP Thomas Alfian.

AKP Thomas Alfian mengimbau agar masyarakat di Kabupatem Tapin menghilangkan kebudayaan membawa sajam dan bersama-sama memerangi peredaran gelap narkoba dan minuman keras. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved