Berita Tapin

Tapin Siapkan Kantor Unit Layanan Imigrasi, Warga Banua Anam Tak Lagi ke Banjarbaru

Pelayanan keimigrasian bagi warga Banua Lima tak lagi harus ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan

Tapin Siapkan Kantor Unit Layanan Imigrasi, Warga Banua Anam Tak Lagi ke Banjarbaru
Humas Pemkab Tapin
Bupati Tapin HM Arifin Arpan menyaksikan penandatangan hibah lahan Pemerintah Kabupaten Tapin kepada Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalsel, Agus Toyib di peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pelayanan keimigrasian bagi warga Banua Lima tak lagi harus ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Itu karena Unit Kantor Keimigrasian sudah terbangun di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel, Agus Toyib seusai menghadiri peringatan Hari Jadi ke 54 Kabupaten Tapin di kawasan RTH Rantau Baru, membenarkan.

"Saya berterima kasih dengan Pemerintah Kabupaten Tapin atas dukungan dalam rangka membangunkan unit kerja keimingrasian," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (1/12/2019).

Agus Toyib mengaku berkeinginan agar pelayanan keimigrasian dapat dijangkau masyarakat yang tinggal di 13 Kabupaten dan Kota.

Diam-diam Baim Wong Datangi Apartemen Marshanda, Suami Paula Verhoeven CLBK?

Agung Hercules Hidup Lagi? Ade Rai & Indro Warkop Beri Respons Saat Akun Instagramnya Balas Komentar

Menkes Terawan Agus Putranto Sebut Dokter Penyebab Tunggakan BPJS Kesehatan, IDI Pun Angkat Suara

Saat ini sudah ada dua Kantor Imigrasi, yaitu Kantor Imigrasi Kota Banjarmasin dan Kantor Imigrasi Batulicin di Kabupaten Tanahbumbu.

"Hari ini di Kabupaten Tapin dan berikutnya kita mendorong juga bangunan Kantor Imigrasi di Kabupaten Tabalong. Paling tidak, Kantor Imigrasi di Kabupaten Tapin ini sudah mendekati masyarakat, tidak perlu lagi ke Banjarmasin atau Banjarbaru," katanya.

Menurut Agus, apabila keempat Kantor Layanan Imigrasi sudah efektif memberikan pelayanan, maka selesai sudah untuk pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Itu karena dari 13 Kabupaten/Kota sudah terlayani dan mendekati masyarakat untuk urusan keimigrasian.

Diakui Agus Toyib, pembangunan unit kerja keimigrasian di Kabupaten Tapin, baru pembangunan fisik kantor saja, masih memerlukan sarana prasarana dan sumber daya manusianya.

"Ini sudah selangkah maju. Tinggal penyiapan sarana dan prasarana serta sumber daya manusianya," katanya.

Sebelumnya, Bupati Tapin HM Arifin Arpan mengaku sangat senang dan mendukung dengan keberadaan layanan imigrasi di Kabupaten Tapin.

Menurut Bupati Tapin HM Arifin Arpan peluang sumber daya manusia yang akan mengisi layanan imigrasi di Kabupaten Tapin, minimal menguasai tiga bahasa asing, yaitu bahasa Arab, bahasa Inggris dan bahasa Mandarin.

"Kalau bahasa Rantau semua bisa. Sulitnya itu minimal menguasai tiga bahasa asing," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved