Berita Tanahbumbu

2020 Rencana Waduk Mulai Dikerjakan, Digunakan untuk Berbagai Kebutuhan ini

Pembangunan waduk direncanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahbumbu beberapa tahun lalu kini memasuki babak akhir.

2020 Rencana Waduk Mulai Dikerjakan, Digunakan untuk Berbagai Kebutuhan ini
diskominfo tanahbumbu
Dinas PUPR Tanahbumbu ekspose rencana pembangunan waduk di kawasan Desa Mangkalapi, Kecamatan Kusan Hulu Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pembangunan waduk direncanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahbumbu beberapa tahun lalu kini memasuki babak akhir.

Jika tidak ada kendala, pekerjaan sudah mulai dikerjakan pada 2020 mendatang.

Adanya lampu hijau terkait perencanaan proyek strategis nasional (PSN) ini terungkap dalam ekspose laporan antara Land Acquisition And Resettlement Action Plan (LARAP), di aula kantor Dinas PUPR, Jumat (29/11/2019) lalu.

Kepala Dinas PUPR Tanahbumbu Ansyari Firdaus melalui Kepala Seksi Sungai dan Pantai Tritendy Rahmatilah menjelaskan, pembangunan sudah masuk tahapan studi kelayakan sejak tahun 2015.

Permohonan Judika pada Maia Estianty yang Liburan Bareng Irwan Mussry, Sentil Soal Indonesian Idol

Geramnya Ammar Zoni Dengar Cerita Dylan Carr Saat di Rumah Sakit, Suami Irish Bella Sampai Begini

Babak Baru Video Syur Gisella Anastasia, Mantan Gading Marten Ungkap Perkembangan Kasusnya

Dilanjutkan Detail Engineering Design (DED) yang sedang berjalan hingga akhir tahun 2019.

Kemudian dilanjutkan pula dengan Amdal LARAP.

"Kegiatan ekpose berkaitan Amdal LARAP-nya. Sebab sangat berkaitan dengan ekonomi sosial budaya setempat. Dengan terbangunnya waduk nanti tidak ada masyarakat yang dirugikan," jelasnya.

Maka dari itu, lanjut dia, rencana pembangunan waduk telah dirembukan bersama Camat dan Kepala Desa terkait.

Sebagaimana diketahui, area pembangunan waduk masuk wilayah tiga desa antara lain Desa Mangkalapi, Tamunih dan Batubulan.

"Untuk pusat waduknya di Desa Mangkalapi. Informasi Kementrian PUPR pengerjaan fisik proyek akan mulai dikerjakan tahun 2020. Rencana pembangunan akan menelan dana Rp 2 triliun," terangnya.

Adapun manfaat dari pembangunan menelan dana trilunan ini, selain untuk kebutuhan irigasi pertanian, pengendalian banjir, air bersih serta kebutuhan listrik.

“Diharapkan bisa mengaliri sampai ke Kusan Hilir untuk keperluan irigasi pertanian. Kalau Kusan Hulu dipastikan terpenuhi dari semua dampak dari waduk ini," jelas dia.

Menyinggung soal pembebasan lahan, dalam ekspose dinyatakan tidak ada, kerena rencana waduk berada di atas lahan hutan lindung.

"Hanya yang ada tali asih untuk beberapa bangunan yang didirikan masyarakat, serta pohon-pohon yang sudah di tanam. Tapi sebelumnya akan kami koordinasikan lagi dengan masyarakat melalui pihak kecamatan," pungkasnya.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved