Berita Kotabaru

Bantuan Terkumpul Rp 700 Juta, Warga Korban Kebakaran Pulau Sebuku Boleh Bangun Ini

Pasca kebakaran besar yang menimpa tiga rt di Desa Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru, pada Sabtu (23/11/19) lalu, banyak warga

Bantuan Terkumpul Rp 700 Juta, Warga Korban Kebakaran Pulau Sebuku Boleh Bangun Ini
Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Sekda Kotabaru H Said Akhmad 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pasca kebakaran besar yang menimpa tiga rt di Desa Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru, pada Sabtu (23/11/19) lalu, banyak warga yang kehilangan tempat tinggalnya.

Terdata dari rt 1, 3 dan 4, total unit rumah yang terbakar ada sebanyak 158 unit. Belum termasuk kantor Polsek Pulau Sebuku dan asrama polisi 5 pintu serta los pasar, semuanya ludes dimakan api.

Sementara ini, bantuan terus berdatangan ke posko kebakaran yang ada di halaman Puskesmas dan Kantor Kecamatan Pulau Sebuku. Dari berbagai daerah, bantuan berupa logistik, makanan, pakaian hingga bahan bangunan terus datang.

Bali United Juara Liga 1 2019! Hasil Semen Padang vs Bali United Skor Akhir 0-2, Gol Spasojevic

Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Dubuka 10 Desember, Ini Jalur Baru Menuju Bandara

BERLANGSUNG! Link Tira Persikabo vs Barito Putera via Live Streaming UseeTV & TV Online Vidio.com


Namun bagaimana nasib warga yang kehilangan rumah? Menanggapi itu, jajaran Pemerintah daerah melaksanakan rapat gabungan terkait penanganan kebakaran hebat tersebut.

Sekretaris Daerah Kotabaru, H Said Akhmad, usai rapat koordinasi penanganan pasca bencana, Senin (2/12/19) mengatakan hasil rapat keputusan, sesuai intruksi Bupati Kotabaru, bekas kebakaran sedang pembersihan dilokasi.

Dia menegaskan agar kedepannya tidak adalagi rumah panggung. Saat ini, lokasi bekas kebakaran akan diurug dengan tanah. Selain itu, jalan juga dilebarkan ditata agar lebih bagus lagi.

"Kita proses pengusulan ke Pusat untuk dibangunkan rumah pasca kebakaran ini di Pulau Sebuku, " katanya.

Sementara untuk jangka pendek ini, nantinya masyarakat korban kebakaran boleh membangun rumah tempat tinggal sementara yang bukan permanen. Mereka boleh membangun rumah dengan bantuan bangunan dan uang yang sudah masuk.

"Bantuan bangunan berupa seng saat ini sudah ada sekitar 6000an lebih yang masuk. Sementara untuk dana yang terkumpul sudah kurang lebih sekitar 700 jutaan. Dengan dana ini mereka bisa membangun tempat sementaranya, " kata H Said Akhmad.

Tempat pembangunan akan ditata, dan bangunan sementara boleh dibangun diatas tanahnya. Lokasi kebakaran juga masih proses pembersihan dibantu alat dari perusahaan di Pulau Sebuku.

"Kalau usulan kita, semoga bisa cepat terlaksana dan disetujui pusat, " katanyanya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved