Berita Banjarmasin

Ganti Rugi Tuntas, Akhir Desember Jalan Masjid Jami Diharapkan Bersih dari Bangunan

Pembongkaran bangunan di sepanjang jalan Masjid Jami tengah berlangsung seiring dengan tuntasnya proses ganti rugi.

Ganti Rugi Tuntas, Akhir Desember Jalan Masjid Jami Diharapkan Bersih dari Bangunan
banjarmasinpost.co.id/ ahmad rizky abdul gani
Excavator yang bekerja membongkar bangunan di Jalan Masjid Jami. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebuah excavator berukuran sedang beratraksi lincah di Jalan Masjid Jami Kelurahan Antasan Kecil Timur Kota Banjarmasin Kalsel, Senin (2/12/2019) pagi tadi.

Mengayun pelan ke arah bangunan bertingkat dua, bunyi reruntuhan pun seketika memantik sejumlah pasang mata pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Ya, beroperasinya alat berat itu sebetulnya tidak serta merta demi meluluhlantakan bangunan yang dianggap keberadaannya telah mengganggu arus lalu lintas seiring telah dibangunnya jembatan Sulawesi I saja.

Melainkan juga suatu bentuk komitmen oleh pemilik bangunan atas telah diterimanya sejumlah uang ganti rugi terhadap pembebasan lahan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin baru tadi.

Istri Menderita Penyakit Aneh, Wajah & Kulit Tubuh Melepuh Seperti Terbakar, Andi Lakukan Hal Ini

Baru Selesai Nyedot, Erwin Ditangkap Polisi di Rumah, Polisi Sita 0,14 Gram Sabu

Soal Makelar Kamar di RSUD Ulin Banjarmasin, Komisi IV DPRD Kalsel: Kerabat Kami Sendiri Mengalami

Sabun Olahan Siswa SMAN 1 Tanjung Ini Warna-warni dan Harum, Ternyata Dibuat dari Jelantah

Seorang pekerja, Adi saat ditemui Banjarmasinpost.co.id mengaku baru melakukan proses pembongkaran atas bangunan tersebut sejak Minggu (1/12/2019) sekitar pukul 10.00 kemarin

Menurutnya untuk proses pembongkaran tersebut direncanakan akan selesai dua sampai tiga hari. Namun untuk pembersihan keseluruhan material bangunan membutuhkan waktu sekitar tujuh hari.

" Iya, jadi mungkin sekitar seminggu sudah bersih semua di sini," ujarnya kepada Bpost.

Meskipun langkah pembongkaran tersebut rupanya belum secara keseluruhan dilakukan oleh pemilik bangunan lainnya. Karena berdasarkan pantauan Bpost, Senin (2/12/2019) terlihat beberapa bangunan masih berdiri di atas lahan yang akan terkena pelebaran jalan tersebut.

Kepala Bidang Jalan dan Penerangan Jalan Umum Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra memang mengakui ada pembebasan lahan di kawasan tersebut. Pembebasan lahan tersebut menurutnya dilakukan dua tahap melalui Dinas Perumahan dan Permukiman yakni di tahun 2018 dan 2019.

" Iya dikarenakan ada sisa sejumlah bangunan yang belum dibayar di 2018, pada 2019 tadi semuanya telah mendapatkan uang ganti rugi pembebasan lahan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved