Berita Banjar

Jaksa Genjot Penyidikan Tipikor Desa Makmur, Berikutnya Saksi Ini yang Akan Dimintai Keterangan

Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (topikor) penyalahgunaan dana desa oleh aparatur Desa Makmur, Kecamatan Gambut

Jaksa Genjot Penyidikan Tipikor Desa Makmur, Berikutnya Saksi Ini yang Akan Dimintai Keterangan
istimewa/tri taruna fariadi
TERSANGKA - Penyidik Kejari Banjar Syaiful Bahri SH MH memeriksa tersangka mantan Kades Makmur H Muhammad Abdusysyahid, Kamis lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (topikor) penyalahgunaan dana desa oleh aparatur Desa Makmur, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, terus bergulir.

Hingga saat ini Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar masih intens melakukan penyidikan.

"Kamis kemarin kami memeriksa tersangka," ucap Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Banjar Tri Taruna Fariadi, Senin (02/12/2019).

Seperti telah dirilis banjarmasinpost.co.id, pada kasus tersebut penyidik Kejari Banjar telah menetapkan mantan Kades Makmur H Muhammad Abdusysyahid (52) sebagai tersangka, Jumat (15/11/2019) silam. Penyidik juga telah melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.

Tri menuturkan pemeriksaan tersangka berlangsung selama tiga jam dimulai sejak pukul 10.00 Wita. Pemeriksaan terlaksana lancar karena mantan kades itu lancar pula menjawab seluruh pertanyaan penyidik Syaiful Bahri.

Nilai Kekayaannya Melampau Bill Gates, Bos Louis Vuitton Ancam Rebut Gelar Orang Terkaya Dunia

Komunitas Gabungan Emergency HSU Salurkan Bantuan Hasil Penggalangan untuk Pulau Sebuku

Resah Ada Judi Sabung Ayam, Warga Lapor Lewat Siharat, Polres Banjarbaru Langsung Bertindak

Telaah Profesor Soal Agnez Mo Tak Berdarah Indonesia, Sentil Terkait Nenek Moyang Eks Roger Danuarta

Lumayan banyak saksi yang telah dimintai keterangannya oleh Tim Penyidik. "Sudah 17 orang, baik dari aparatur desa maupun pejabat di lingkup Pemkab Banjar," tandas Tri.

Dikatakannya masih bakal ada lagi pemeriksaan lanjutan terhadap saksi. "Dalam pekan ini juga kami akan memintai keterangan saksi ahli," sebutnya.

Siapa itu? Tri mengatakan saksi ahli tersebut dari Inspektorat Kabupaten Banjar. "Kami perlukan keterangannya untuk mengetahui kerugian negara dan hal lainnya mengenai dana desa," ucap Tri.

Pada perkara tersebur, mantan kades Makmur H Muhammad Abdusysyahid ditengarai menyalahgunakan dana desa tahun 2018 sekitar Rp 579 juta.

Canggihnya Pengemis di Cina, Selain Menerima Koin Juga Menerima Uang Elektronik

Robin Hood Menghebohkan Turki, Lunasi Utang Warga Miskin, Sebar Amplop Berisi Uang di Bawah Pintu

Tiga Teknisi Instagram Beberkan Formula Menyuguhkan Konten yang Dekat dengan Pengguna

Kasus dugaan penyelewengan dana desa Makmur mulai mencuat setelah hasil pemeriksaan serta audit pelaksanaan pekerjaan fisik dana desa tahun 2018 oleh Inspektorat Kabupaten Banjar menemukan lebih dari Rp 579 juta tidak dapat dipertangungjawabkan.

Dana sebanyak itu malah diinvestasikannya ke investasi online bodong hingga akhirnya ia malah tertipu.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved