Berita Internasional

Robin Hood Menghebohkan Turki, Lunasi Utang Warga Miskin, Sebar Amplop Berisi Uang di Bawah Pintu

Ia membayar utang dan memberi uang ke warga miskin Tuzal, sebuah distrik berpenduduk buruh pembuat kapal.

Robin Hood Menghebohkan Turki, Lunasi Utang Warga Miskin, Sebar Amplop Berisi Uang di Bawah Pintu
kompas.com/shutterstock
Mata uang lira Turki 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Aksi seorang pria misterius menghebohkan warga Turki beberapa pekan terakhir.

Dilansir dari The Guardian, ada seorang pria yang beberapa kali melunasi utang warga.

Ia membayar utang dan memberi uang ke warga miskin Tuzal, sebuah distrik berpenduduk buruh pembuat kapal.

"Seseorang datang dan meminta saya menunjukkan buku utang. Ada empat orang dengan utang besar dan saya beritahu di mana mereka tinggal. Dia kembali lagi setelah bicara ke mereka dan membayar semua utangnya," kata Co?kun Y?lmaz, seorang pemilik toko di Tuzla kepada kantor berita Demirören.

Peluk Betrand Peto, Sarwendah Ungkap Hal yang Dirasa, Istri Ruben Onsu Akui Soal Pubertas Putranya

Viral Foto Lawas Syahrini, Ariel NOAH & Luna Maya, Bukti Baru Makan Teman Istri Reino Barack?

Seusai Nyinyiri Agnez Mo, Nikita Mirzani Dapat Ancaman Demo, Teman Billy Syahputra Takut?

Ketika pemilik toko menanyakan namanya, pria itu hanya meminta dipanggil Robin Hood.

Robin Hood adalah tokoh dongeng di Inggris yang mencuri dari orang kaya dan membagi hasil curiannya ke orang miskin.

Selain toko milik Y?lmaz, toko milik Tuncay Ya?ar juga dikirimi uang pada Juni lalu saat Lebaran.

Ya?ar mengaku diberi 25.000 lira atau Rp 61 juta untuk membayar utang para warga yang tak sanggup membayarnya.
"Saya sudah berjualan 30 tahun dan ini pertama kali saya menemukan yang seperti ini. Pelanggan saya bahagia dan ingin bertemu dengannya, tapi saya tidak tahu siapa dia. Dia tidak memberi tahu namanya dan mengaku melakukan ini hanya untuk mendapat berkat dari Tuhan," ujar Ya?ar.

Selain itu, pada Maret lalu, beberapa keluarga miskin di Tuzla juga mengaku menerima amplop di bawah pintu berisi masing-masing 1.000 lira atau Rp 2,4 juta.

Harga pangan di Turki meroket setelah mata uang Turki jatuh pada 2018.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved