Perampokan Alfamart

Tak Temukan Uang di Berangkas, Perampok Tempelkan Sajam di Leher Karyawan Alfamart di Banjarmasin

Terjadi perampokan di minimarket modern Alfamart Jalan Teluk Tiram, Kelurahan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin

Tak Temukan Uang di Berangkas, Perampok Tempelkan Sajam di Leher Karyawan Alfamart di Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Bagian dalam minimarket alfamart Jalan Teluk Tiram, Kelurahan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terjadi perampokan di minimarket modern Alfamart Jalan Teluk Tiram, Kelurahan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Minggu (1/12) malam sekitar pukul 22:30 Wita.

Ari, selaku Koordinator Wilayah, yang membawahi beberapa minimarket alfamart di Wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat, saat ditemui mengatakan, dirinya tidak tahu tentang kronologi kejadian.

Sebab pada malam kejadian dirinya tak berada di tempat. "Tadi malam yang bertugas sebagai kepala minimarket alfamart Teluk Tiram adalah Ferry," ungkapnya.

Keterangan Amalia, salah satu karyawan yang kena tugas malam kejadian mengatakan, sebenarnya minimarket Alfamart sudah tutup dan yang bertugas malam itu ada lima orang.

BREAKING NEWS: Perampok Beraksi di Alfamart Teluk Tiram Banjarmasin Barat, Karyawan Ditodong Parang

UPDATE Perampokan Alfamart Teluk Tiram Banjarmasin, Berawal dari Karyawan Mau ke ATM Lalu Disergap

Kepala Polisi Meradang Terima Gelas Starbucks Bertuliskan Babi, Arti Tulisannya Sangat Menghina

"Pintu rollingdoor dan pintu kaca minimarket alfamart (menggunakan pintu berlapis), sudah tutup dan kami berbenah di dalam dengan menyusun laporan. Tapi tiba-tiba salah satu karyawan di sana keluar dengan membuka pintu minimarket Alfamart untuk menuju ke ATM," ungkap perempuan berkerudung hitam.

Pada kesempatan karyawan keluar, tiba-tiba dua orang lelaki berperawakan tinggi dan sedang masuk ke dalam minimarket alfamart. "Salah satu dari mereka menggunakan tas punggung panjang, yang biasa digunakan untuk kemping," tambahnya.

Mereka langsung mengeluarkan sajam parang dan golong, dengan mengancam semua karyawan di dalam minimarket.

Pertama-tama pelaku menuju ke bagian kasir tempat penyimpanan uang. Namun setelah dibuka, uangnya sudah kosong. Kemudian pelaku yang nekat ini masuk menuju ke belakang (tempat penumpukan barang).

"Salah satu pelaku menanyakan uang kepada saya. Lalu saya jawab semuanya sudah masuk brankas dan saya tidak memegang kunci brankas," ucap Amelia.

Kemudian pelaku menempelkan parang ke leher Amelia, pelaku meminta agar kunci brankas diserahkan, sambil mengancam akan melukai Amelia. Namun Amelia tetap mengatakan tak punya kunci brankas.(banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved