Berita Olahraga

Fitri Sentil Sekolah yang Sulit Memberikan Izin kepada Atlet Siswa

Pihak sekolah jangan terlalu membatasi siswa berprestasi yang ingin menunjukan bakatnya di bidang olahraga demi membawa nama baik daerah.

Fitri Sentil Sekolah yang Sulit Memberikan Izin kepada Atlet Siswa
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Rapat Kerja Keolahragaan Pendidikan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pihak sekolah jangan terlalu membatasi siswa berprestasi yang ingin menunjukan bakatnya di bidang olahraga demi membawa nama baik daerah.

Saat ini ada beberapa daerah di Banua yang masih tidak mau melepas siswa siswi berprestasi di bidang olahraga dengan alasan untuk mengejar akademik agar tidak ketinggalan.

"Ada kejadian di HSU sulitnya izin dari atlet yang akan bertanding. Dia boleh izin asal mengejar ketertinggalan dengan izin 10 hari dan 10 PR yang diberikan," kata Kabid Pembinaan Prestasi Dispora Kalsel M Fitrihernadi di Rapat Kerja Keolahragaan Pendidikan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (3/12/2019) pagi.

Fitri yang mewakili Kadispora Kalsel, Hermansyah dalam memberikan sambutan menambahkan kalau keterbatasan izin dari sekolah ini terus dilakukan maka olahraga di Kalsel hingga 20 tahun tidak akan berkembang.

Ashanty Ngaku Tambah Gila Saat Sakitnya Dikaitkan Hal Mistis, Istri Anang Hermansyah Tegaskan Ini

Malam Pertama Jessica Iskandar & Richard Kyle Disentil, Sohib Nia Ramadhani Coba Ranjang di Pameran

Murka Nikita Mirzani Seusai Uya Kuya Ajak Putri Barbie Kumalasari, Aira Bikin Konten Youtube

"Kita lihat di Kanada, Inggris dan Jepang ada kebijakan olahraga bagi siswanya baik prestasi maupun olahraga rekreasi," ujar dia memberikan contoh.

Pendidikan bukan cuma tentang akademik tetapi juga ada tentang olahraga tentang seni, teknologi informasi.

"Kita mengedepankan bagaimana atlet muda yang berprestasi yang bisa membawa nama harum Banua dan Indonesia," kata dia.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Yuyu Rahmad Mulyana menambahkan kegiatan ini agar ada sinergi bagaimana pendidikan itu juga prestasi dan harus dikembangkan oleh guru-guru yang bersangkutan.

Untuk peserta yang hadir ini ada dari dinas pendidikan beserta seluruh kepala SMA/SMK.

Kemudian dari Kemenag dengan Madrasah Aliyah, kemudian ada dari Bapomi, Bapopsi, NPC dan Koni.

Sementara sebagai pembicara ada Solihin Kepala SMAN 12 Banjarmasin, Yuyu Rahmad Mulyana dan DR AR Shadiqin MKes dari KONI Kalsel.

Banjarmasin post/khairil rahim

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved