Berita Kalteng

Harga Tiket Pesawat Kembali Terjangkau, Transportasi Udara di Kalteng Bergairah

Penerbangan di Kalimantan Tengah kembali bergeliat, setelah sebelumnya sempat sepi lantaran harga tiket pesawat yang melabung tinggi.

Harga Tiket Pesawat Kembali Terjangkau, Transportasi Udara di Kalteng Bergairah
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penerbangan di Kalimantan Tengah kembali bergeliat, setelah sebelumnya sempat sepi, lantaran harga tiket pesawat yang melabung tinggi.

Namun ,setelah harga diturunkan pada hari-hari tertentu, wargapun mulai kembali menggunakan angkutan pesawat untuk bepergian keluar kota.

Beberapa warga Sampit dan Palangkaraya mengaku, bepergian menggunakan pesawat saat harga tiket murah terutama pada hari-hari-hari tertentu.

Tadinya, saat harga tiket pesawat tinggi, warga memilih naik kapal laut.  Saat ini setelah harga terjangkai, mereka kembali naik pesawat terbang untuk bepergian ke Pulau Jawa.

Isu Nikah Siri Rezky Aditya & Patricia Razer Sebelum Citra Kirana Muncul, sang Mantan Tegaskan Ini

Ledakan Dahsyah Terjadi di Monas, 2 Anggota TNI Terluka

Neneng Ditangkap Saat Meracik Sabu Dalam Kamar, Dua Pengedar Sabu Kotim Dicokok Polisi

Diduga Keracunan Obat Pascamelahirkan, Sekujur Tubuh Nur Melepuh

"Dulu, kami males naik pesawat memilih naik kapal laut untuk bepergian ke Surabaya atau Semarang, karena setiap hari harga tiket peswat tinggi, rata-rata diatas Rp 1 jutaan tapi sekarang, harganya bisa lebih murah bisa dibawah Rp 1 jutaan, meski pada hari tertentu saja," ujar Romy, salah satu warga Sampit, Selasa (3/12/2019).

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, melakukan pendata jumlah penerbangan di Bandara H asan Sampit, Bandara Tjilik Riwut maupun Bandara Iskandar Pangkalanbun, yang kembali mulai bergairah.

"Bulan Oktober 2019, frekuensi penerbangan pesawat rata-rata bertambah 17 kali perhari. Frekuensi penerbangan naik 41,58 persen dari 1.265 penerbangan pada Bulan September 2019, menjadi 1.791
penerbangan Pada Bupan Oktober 2019 yang lalu," ujar Kepala BPS Kalteng, Yomin Tofri.

Jembatan Mandasta Batola yang Runtuh Dibongkar, PUPR Prioritaskan Keamanan Lalulintas Air

Sehari Enam Tersangka Ini Ditangkap Anggota Gabungan Polres Tanbu, Kesandung Kasus Sabu

Kronologis Kakek Asra Tewas Diserempet di Danausalak, Mobil Kabur Tinggalkan Korban

Sedangkan, jumlah penumpang melalui transportasi udara naik 18,66 persen dari 112.420 orang pda Bulan September 2019, menjadi 133.401 orang Pada Bulan Oktober 2019.

" Arus lalu lintas barang melalui udara naik 11,62 persen dari 1.231 ton pqda Bulan September 2019 menjadi 1.374 ton Pada Bulan Oktober 2019. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

 

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved