Kriminalitas HST

Nasrudin Sebut Ganti Al Quran menjadi Al Furqon, Polres HST Tetapkan Tersangka Penista Agama

Nasrudin Sebut Agama Selamat dan Mengganti Al Quran menjadi Al Furqon, Polres HST Tetapkan Tersangka

Nasrudin Sebut  Ganti Al Quran menjadi Al Furqon, Polres HST Tetapkan Tersangka Penista Agama
humas polres hst
Polres Hulu Sungai Tengah menetapkan Nasrudin warga Bandang Aluan Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai tersangka penistaan agama, Selasa (3/12/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Polres Hulu Sungai Tengah menetapkan Nasrudin warga Bandang Aluan Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai tersangka penistaan agama.

Ajaran Nasrudin disinyalir sebagai ajaran yang menyesatkan. Apalagi, Nasrudin menyebut ajarannya merupakan Agama Selamat.

Tak hanya di situ, ia juga membuat kitab sendiri yang bernama Al Furqon. Kitab ini merupakan kitab yang dibuatnya berdasarkan terjemahan ayat yang ada di Al Quran.

Pada Senin (2/12/2019) malam, Polres HST melakukan penggeledahan di kediaman Nasrudin di Desa Bandang Kecamatan Batu Benawa. Penggeledahan tersebut melibatkan 45 personel. 

Pembongkaran Jembatan Mandastana Batola Jadi Tontonan Warga, Kades Bangkit Baru Minta Area Dipagari

Tangis Ibu Paula Verhoeven Lihat Pertemuan Baim Wong & Marshanda, Sohib Raffi Ahmad Disinggung

Isu Nikah Siri Rezky Aditya & Patricia Razer Sebelum Citra Kirana Muncul, sang Mantan Tegaskan Ini

Babak Baru Isu Perselingkuhan Nella Kharisma & Mantan Bupati Kediri, Rival Via Vallen Diperiksa

Dari hasil penggeledahan di kediaman Nasrudin diamankan, laptop, tulisan yang dibagikan kepada jemaah/pengikut ajaran Nasruddin sebagai amalan, kotak suci sebagai pedoman Nasruddin, serta printer dan mesin laminating.

Tak hanya itu, 25 lembar kertas yang berlaminating yang disebut Al Furqan juga ikut diamankan sebagai barang bukti.

Nasrudin membenarkan jika salat wajib maupun salat sunat harus menggunakan bahasa Indonesia. Tidak lagi menggunakan Bahasa Arab.

Ia juga mengganti lafaz kalimat Syahadat menjadi Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi Nasrudin Pesuruh Allah.

Ia mengaku Ilmunya berasal dari dari kitab hikmah dan rahasia dari kitab Allah.

Mengapa Nasrudin mengganti Nabi Muhammad dan mengganti bacaan salat ke Bahasa Indonesia?

Halaman
123
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved