Berita Banjarmasin

Dicoret Dewan, Penambahan Armada Angkutan Pelajar Kota Banjarmasin di 2020 Terancam Batal

Penambahan Armada Angkutan Pelajar Kota Banjarmasin di 2020 Terancam Batal karena Dicoret Dewan

Dicoret Dewan, Penambahan Armada Angkutan Pelajar Kota Banjarmasin di 2020 Terancam Batal
Banjarmasin Post/Ahmad Rizky Abdul Gani
Penambahan Armada Angkutan Pelajar Kota Banjarmasin di 2020 Terancam Batal karena Dicoret Dewan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak hanya menebarkan manfaat bagi penggunanya, ternyata keberadaan pelayanan angkutan massal di Kota Banjarmasin juga telah berhasil menuai apresiasi.

Bahkan tak tanggung-tanggung, menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik pujian tersebut pun datang dari Kementrian Bappenas langsung baru tadi.

"Iya, waktu itu pas ada penilaian IRSA (Indonesian Road Safety Award) di Bappenas. Dan mereka mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah seperti pengadaan angkutan pelajar gratis dan disabilitas. Dan kebetulan Banjarmasin salah satu pelaksana itu," jelasnya.

Sampah Berserakan di Badan Jalan Belitung Darat Banjarmasin

Kaum Milenial Diajak Perangi Sampah, Wali Kota Banjarmasin Ibu Sina Dapat Tambahan Energi

Berangkat dari itulah, Ichwan mengatakan kini pihaknya pun semakin antusias ingin mengembangkan dan menambah keberadaan angkutan massal gratis di kota berjuluk seribu sungai.

Bahkan sebagai salah satu bentuk keseriusan pihaknya, mereka juga sempat mengusulkan rencana penambahan angkutan pelajar ceria, disabilitas dan umum di kota Banjarmasin.

Hal ini, menurut Ichwan selain karena telah mendapatkan apresiasi dari Bappenas tadi, juga demi mengakomodir banyaknya usulan sejumlah kepala sekolah yang meminta penambahan ketersediaan angkutan pelajar di kota Banjarmasin.

" Iya, bahkan berdasarkan surat yang kami terima, sudah ada 13 usulan yang masuk. Rata-rata kepala sekolah yang mengirim surat itu semua meminta penambahan angkutan pelajar, dan yang terbanyak angkutan disabilitas," jelasnya.

Karena dari angkutan massal gratis yang pihaknya sediakan saat ini masih berjumlah 2 dari 15 unit angkutan pelajar saja.

Idealnya, tambah Ichwan Pemerintah Kota Banjarmasin harusnya memiliki 30 unit lagi. Sedangkan pada 2020 mendatang pihaknya hanya mengusul 5 unit, namun itu pun terancam gagal.

" Ya, makanya kami pun tidak muluk-muluk, melainkan hanya lima saja. Tapi apa rencana penambahan angkutan pelajar , justru dicoret. Begitu pula penambahan BBM-nya, sama dicoret juga. Saya sendiri tidak ngerti apa maksudnya," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Rahmadhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved