Berita Kalteng

Hujan Deras Rendam Kota Palangkaraya, Dua Manula Dievakuasi, Listrik Sempat Padam

Hujan deras yang mengguyur Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sejak Rabu (4/12/2019) dini hari, hingga pagi, membuat saluran drainase meluber

Hujan Deras Rendam Kota Palangkaraya, Dua Manula Dievakuasi, Listrik Sempat Padam
polres palangkaraya
Kapolsek Pahandut AKP Edia Sutaata dan petugas Brimob Polda Kalteng, saat mengevakuasi warga Manula di Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Palangkaraya yang rumahnya dilanda banjir akibat hujan lebat sejak dini hari hingga pagi, Rabu (4/13/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Hujan deras yang mengguyur Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sejak Rabu (4/12/2019) dini hari, hingga pagi, membuat saluran drainase meluber menggenangi jalan dan rumah warga terutama yang ada di pinggiran selokan.

Kuatnya arus air lewat selokan menuju ke Sungai Kahayan mengakibatkan, tiang penyangga gardu induk PLN di Jalan Sakan sekitar Pasar Kahayan, Palangkaraya, roboh.

Akibatnya lampu PLN pelanggan sekitar gardu tersebut padam, namun langsung diperbaiki petugas, dan saat ini sudah menyala kembali setelah beberapa jam diperbaiki.

Bukan hanya itu, Informasi dari Polresta Palangkaraya, dampak banjir juga mengakibatkan dua orang manula di Kelurahan Panarung dievakuasi oleh petugas kepolisian menggunakan perahu karet.

Isi Saldo ATM Inul Daratista Cuma Segini, Sohib Ayu Ting Ting Setara Barbie Kumalasari & Nikita?

Mata Ashanty yang Sakit Autoimun Jadi Sorotan, Lihat Foto Ibu Aurel & Istri Anang Hermansyah Itu

Di Kamar Jorge Lorenzo, Nikita Mirzani Ketinggalan Ini Usai Sobat Billy Syahputra Pesta Sampai Subuh

Kapolsek Pahandut Palangkaraya, AKP Edia Sutaata, menggendong manula dari rumahnya yang terendam bajir menggunakan perahu karet dibantu oleh sejumlah personel Brimob Polda Kalteng.

Warga manula tersebut, diangkut dari tempat tinggalnya di Jalan Ramin 3, Gang Demak, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya.

Dua orang yang sempat dievakuasi antara lain, Warsono (68) dan Rusinem (67) juga warga Jalam Ramin.

Evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Pahandut dan personel Satbrimob Polda Kalteng.

"Proses evakuasi usai pukul 07.30 Wib. Untuk warga sementara dievakuasi ke Mapolsek Pahandut," ujar Kapolsek.

Unit Patroli Satsabhara Polresta Palangkaraya juga mengevakuasi warga sekitaran Japan Krakatau yang terkena banjir akibat curah hujan cukup tinggi.

Salah seorang warga bernama Rudi Siswanto beserta keluarganya dievakuasi dengan menggunakan mobil patroli Sabhara karena air masuk ke dalam rumah hingga 70 cm atau setinggi pinggang orang dewasa.

Kepala Regu Patmor Brigadir Dwi Setya menuturkan, untuk saat ini, warga dievakuasi ke lokasi yang lebih aman dengan menggunakan mobil patroli milik Satsabhara karena jalan yang terendam air masih bisa dilalui.

Pantauan siang hari debit air sudah berangsur surut.

"Kami berharap masyarakat tetap waspada karena saat ini, sudah memasuki musim penghujan dan sangat rawan terjadinya banjir,” ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved