Ekonomi dan Bisnis

Jelang Natal dan Tahun Baru, Penindakan Tegas bagi Pelaku Terindikasi Penimbunan dan Oplosan BBM

Selain bahan pokok, suplai bahan bakar minyak (BBM) turut diantisipasi baik dari segi ketersediaan stok dan distribusi ke kabupaten/kota se Kalimantan

Jelang Natal dan Tahun Baru, Penindakan Tegas bagi Pelaku Terindikasi Penimbunan dan Oplosan BBM
Istimewa/Pertamina
Mobil tangki berjejer di Terminal BBM Balikpapan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selain bahan pokok, suplai bahan bakar minyak (BBM) turut diantisipasi baik dari segi ketersediaan stok dan distribusi ke kabupaten/kota se Kalimantan Selatan (Kalsel).

Antisipasi tersebut diimbau Dinas Perdagangan Kalsel yang bekerjasama dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kalsel melalui Satgas Pangan agar tidak terjadi kecurangan maupun penyalahgunaan BBM dan LPG.

"Hampir setiap pekan selalu ada penindakan terhadap oknum yang melakukan penimbunan dan oplos BBM, begitu pula pihak Pertamina juga lakukan penindakan mengenai hal tersebut, khususnya untuk penyaluran LPG bersubsidi dan pelangsiran BBM yang kerap terjadi di SPBU," jelas Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, H Birhasani kepada Banjarmasinpost.co.id.

Khusus BBM dan LPG harga sudah ditetapkan pemerintah, sehingga yang dibutuhkan menghadapu hari besar keagaman nasional (HKBN) yakni terkait aspek kelancaran distribusi dari satu daerah ke daerah lain dan pengawasan harga LPG 3kg.

Seusai Foto Gisella Anastasia Seolah Tak Bercelana Viral, Video Pole Dance Eks Gading Marten Disorot

Rencana Menghilang Ammar Zoni & Irish Bella, Teman Dylan Carr Putuskan Tak Lagi di Dunia Hiburan?

Isi Saldo ATM Inul Daratista Diungkap, Sohib Ayu Ting Ting Setara Barbie Kumalasari & Nikita?

"Walaupun selalu ada penindakan terhadap kecurangan tersebut, namun selalu ada lagi kasus-kasus demikian. Begitu pula halnya dengan harga LPG 3kg yang kerap melambung di tingkat eceran, kami harapkan semua teratasi," imbuhnya.

Saat ini harga eceran tertinggi (HET) gas LPG 3k dibanderol Rp 17.500. Berdasarkan informasi Hiswana Migas Kalsel, stok di depo saat ini sekitar 1.500 metrik ton.

Sementara itu, sejak Nopember lalu Pertamina memastikan BBM di Kalimantan khususnya produk BBM subsidi yakni Solar dan Premium serta LPG 3 kg dalam keadaan aman dan cukup.

GM Pertamina MOR VI Boy Frans Justus Lapian menyatakan, kuota BBM dan LPG Subsidi selama 2019 yang ditetapkan Pemerintah untuk wilayah Kalimantan masih mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, BBM dan LPG subsidi di Kalimantan dalam kondisi aman. Sisa kuota akan kami salurkan sebaik-baiknya agar tepat sasaran dan cukup hingga akhir tahun," jelas Boy melalui siaran pers kepada Banjarmasinpost.co.id.

Demi memastikan BBM dan LPG subsidi terdistribusi sesuai ketentuan, Pertamina terus melakukan pengawasan ke lembaga penyalur seperti mewajibkan SPBU memasang CCTV, sidak berkala dan monitor penjualan BBM di SPBU.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved