Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO Akhir Pekan Bripka Ali Jadi Komandan Anak-anak, Eks Petugas Polda Kalsel Lakukan Ini

ADA yang berbeda pada Bripda Muhmaad Ali Furqon SH ketika akhir pekan. Seragam cokelat dia tanggalkan, berganti kaus tanpa lengan. Bawahannya cukup ce

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - ADA yang berbeda pada Bripda Muhmaad Ali Furqon SH ketika akhir pekan. Seragam cokelat dia tanggalkan, berganti kaus tanpa lengan. Bawahannya cukup celana pendek.

Dia tidak ngantor di Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polda Kalsel, melainkan mangkal di Borneo Waterpark Banjarmasin.

Pagi itu, di satu kolam di sana telah menunggu sejumlah anak dan remaja. Mereka memakai baju renang warna-warni. Plus kacamata beraneka rupa.

Mereka siap mengikuti instruksi Ali yang dibantu seorang rekan, Hasrul.

Berita Duka, Mantan Bupati HST Harun Nurasid Meninggal Dunia di Usia 58 Tahun Rabu (4/12/2019)

Akhirnya Pihak Ustadz Abdul Somad (UAS) Buka Suara Soal Perceraian dengan Mellya Juniarti yang Viral

Kesalahan Ayu Ting Ting yang Buat Abdul Rozak Marah Besar, Teman Ruben Onsu Disindir Ini

Setelah melakukan pemanasan di tepi kolam, mereka terjun ke kolam sedalam 1, 5 meter tersebut. Selanjutnya, mereka berlatih beberapa teknik dan gaya berenang.

Baik menggunakan papan meluncur maupun mengandalkan anggota tubuh. Anak-anak itu ceria, gembira. Meskipun sesekali diminta melakukan ulang gerakan yang dinilai belum benar sepenuhnya. Sabtu dan Minggu, Ali memang menjadi pelatih renang. Sudah sekitar setahun sidejob tersebut dia lakoni.

Sejak kecil Ali ini sudah sangat senang bermain air bahkan bercita cita jadi atlet renang.

Suami dari Hj. Yuliani SE ini menceritakan dia menjadi atlet renang sejak pada rentang waktu 2012-2017. Pencapaian tertingginya tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Pekanbaru.

Setelah pensiun dari atlet Ali tidak ingin jauh dari hobinya. Dia lalu terjun menjadi pelatih kursus renang di Borneo Mini Waterpark Banjarmasin sejak setahun lalu.

Ali mengaku dalam melatih atlet renang dia harus melakukannya cera pelan pelan sebab keinginan untuk melatih agar anak jadi profesional alias diarahkan jadi atlet. Nyatanya banyak orangtua yang ingin sekadar mengajarkan anak supaya bisa berenang saja.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved