Kriminalitas Kotabaru

Polisi Bekuk 6 Pelaku Pencurian Kabel di Pelabuhan PT SILO Pulau Laut Tengah, Didalangi Security?

Ada sebanyak 6 tersangka kasus pencurian kabel dan sejumlah alat di Pelabuhan PT SILO yang berada di Desa Salino Kecamatan Pulau Laut Tengah

Polisi Bekuk 6 Pelaku Pencurian Kabel di Pelabuhan PT SILO Pulau Laut Tengah, Didalangi Security?
Istimewa
6 tersangka kasus pencurian di Pelabuhan PT SILO dibekuk polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Ada sebanyak 6 tersangka kasus pencurian kabel dan sejumlah alat di Pelabuhan PT SILO yang berada di Desa Salino Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru, diringkus jajaran Polsek Pulau Laut Tengah.

Dari 6 pelaku, 4 di antaranya adalah security PT SILO yang berjaga dilokasi yang diduga ada keterlibatan tim Pengamanan Khusus (Pamsus) di pelabuhan tersebut dari kurun waktu Januari hingga Oktober 2019.

Peristiwa tersebut baru diketahui setelah pihak perusahaan melakukan audit dan mendapati sejumlah barang hilang.

Bahkan disebutkan jajaran Polsek, ada sebanyak 35 item yang dianggap hilang dan baru dilaporkan pada 24 September lalu.

Perceraian Ustadz Abdul Somad Dikabulkan Hakim, Istri Guru Mulan Jameela, Mellya Juniarti Kaget

Tak Live TVRI! Live Streaming Mola TV Man United vs Tottenham, Link TV Online Mola TV Liga Inggris

Tips dan Cara Membentuk Alis ala Make Up Artis asal Kota Banjarmasin : Bedakan Alis Tebal & Tipis

Dari laporan tersebut, jajaran Polsek Pulau Laut Tengah Polres Kotabaru langsung melakukan penyelidikan. Alhasil, 6 orang pelaku berhasil diringkus pada Rabu (4/12/19) sekitar pukul 04.00 dinihari di rumahnya masing-masing di Desa Mekarpura.

Mereka adalah Agus, Ariel, Sugeng dan Aar yang statusnya adalah security PT SILO Group yang berjaga diareal Pelabuhan dengan Subkon PT DJS (Dwi Jaya Sarana). Sementara dua rekannya yang membantu penjualan adalah Fahri dan Usman alias Bagong). Dari 6 pelaku itu, semuanya merupakan warga Desa Mekarpura Kecamatan Pulau Laut Tengah.

Kini, 6 tersangka tersebut sudah diamankan dan diperiksa lebih lanjut di Mapolsek Pulau Laut Tengah. Jajaran Polsek masih mengembangkan kasus pencurian inj.

Memurut Kapolsek Pulau Laut Tengah, Iptu H Pato S Tompo, didampingi Kanit Reskrimnya Aipda Ade Purwanto dan Kanit Intel Bripka Tri Jumaryono, Rabu (4/12/19) mengatakan 6 tersangka tersebut ditangkap ditempat yang berbeda. Namun jajarannya masih terus melakukan pengembangan.

"Dugaan sementara ada 12 tersangka yang terlibat, termasuk 2 orang dari dari Pamsus. Jadi yang baru diamankan 6 orang dan 6 orang lagi masih dicari, " katanya.

H Pato juga menyebutkan, pelaku yang ada ini sebagian orang dalam sehingga kasus pencurian berjalan mulus. Sebab, itu tidak menutup kemungkinan masih ada orang dalam lagi dalam kasus tersebut.

"Kita masih dalami lagi, ada banyak kemungkinan. Makanya kita masih cari pelaku lainnya, " ucapnya.

Dari data sementara, pihak perusahaan menyebutkan ada sebesar 35 item yang dianggap hilang dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 1,2 miliar.

Sementara pelaku yang sempat ditanya, mereka melakukan itu saat dimalam hari ketika piket. Mereka mengeluarkan alat dan diterima dua rekannya yang sudah menyiapkan transportasi angkutannya untuk dijual ke Kotabaru dan Banjarmasin.

"Kami khilaf, cuma mau cari tambahan saja," kata para security yang sudah menjadi tersangka itu.
(banjarmasinpost.co.id/manhidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved