Berita Batola

BP2RD Batola Beberkan Tata Cara Perhitungan Pajak Walet, Segini Jumlah yang Harus Dibayar

Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batola, akhirnya membeberkan secara gamblang cara perhitungan pajak

BP2RD Batola Beberkan Tata Cara Perhitungan Pajak Walet, Segini Jumlah yang Harus Dibayar
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Sosialiasi pajak walet oleh tim kejaksaan negeri Batola, Rabu (4/12/19) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batola, akhirnya membeberkan secara gamblang cara perhitungan pajak sarang burung walet sebesar 10 persen dari hasil panen.

Rumusnya, jika seorang pengusaha walet budidaya rumahan jenis sriti sebanyak 3 kilogram dengan harga pasaran atas sarang burung walet Rp 8 juta, maka perhitungannya tidak rumit dan sangat mudah.

“Ini rumus menghitung pajak walet yakni tarif pajak dikalikan nilai jual sarang burung walet,” kata Kepala BP2RD Batola, Ardiansyah, Kamis (5/12/19).

VIDEO Aksi James Bond 007 di No Time to Die, Trailer Pertama Telah Rilis, Pokoknya Seru Banget!

Laga Pamungkas Grup B Timnas U23 Indonesia Vs Laos SEA Games 2019, Prediksi Susunan Pemain Garuda

Umi Kalsum Disebut Norak, Ayu Ting Ting Akhirnya Buka Suara, Rival Via Vallen Itu Tegaskan Ini

Menurut Ardiansyah, nilai jual jual sarang burung walet yakni tarif pajak dikalikan volume dikalikan harga dasar. Misalnya, 3 x Rp8 juta= Rp24 juta. Selanjutnya, pajak terutang, yakni Rp24 juta x 10 persen= Rp2,4 juta.

“Mudahkan cara menghitunnya,” kata Ardiansyah.

Petugas Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Batola mendatangi rumah walet di kawasan Kecamatan Cerbon, Senin (7/10/19).
Petugas Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Batola mendatangi rumah walet di kawasan Kecamatan Cerbon, Senin (7/10/19). (Dari BP2RD untuk BPost)

Sehari sebelumnya, sebanyak 68 pengusaha atau petani liur emas diberikan sosialasi kewajiban 10 persen pajak panen walet dan sanksi hukumnya, Rabu (4/12/19) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batola.

Dalam acara ini dihadiri oleh Moch Indra Subrata SH MH Kasi Datun Kejari Batola,Kepala BP2RD Batola, Ardiansyah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batola, Camat Anjir Muara Jaya Hidayatullah,, S.Sos, Camat Tabukan : Abdi Maulana , S.STP dan aparat Satpol PP. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved