KalselPedia

KalselPedia: Sarana dan Prasarana Pelayanan Kesehatan Kabupaten Banjar

Dalam upaya pelayanan kesehatan telah dilaksanakan berupa penyediaan sarana dan prasarana kesehatan selain RSUD Ratu Zalecha, di Kabupaten Banjar

KalselPedia: Sarana dan Prasarana Pelayanan Kesehatan Kabupaten Banjar
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Pekerja sibuk beraktivitas di lokasi pembangunan Instalasi Farmasi Kesehatan di kawasan Jalan Albasia, Martapura, Kamis (21/11/2019) siang 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KalselPedia - Dalam upaya pelayanan kesehatan telah dilaksanakan berupa penyediaan sarana dan prasarana kesehatan selain RSUD Ratu Zalecha, di Kabupaten Banjar tercatat 93 buah puskesmas dengan 27 buah puskesmas keliling kendaraan bermotor dan 2 buah perahu bermotor.

Disamping penyediaan sarana kesehatan, diperlukan pula tenaga medis yang andal untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Di Kabupaten Banjar jumlah paramedis secara keseluruhan adalah 441 orang termasuk 62 orang tenaga non medis.

Sementara jumlah dokter sebanyak 47 orang dengan rincian, 36 orang dokter umum, 11 orang dokter gigi.

Beberapa program dan kegiatan yang ditujukan untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, baik terhadap indikator Cakupan kunjungan Bumil K4, Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani, Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan, Cakupan pelayanan ibu nifas, Cakupan kunjungan bayi, maupun Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin.

KalselPedia: Wisata Susur Sungai Batola

KalselPedia: Profil Puskesmas Martapura 1

KalselPedia: Klinik Pratama BNNK Banjarbaru

Selanjutnya dengan status RSUD Ratu Zalecha yang menjadi BLUD juga berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas derajat kesehatan masyarakat.

Pada beberapa sektor pelayanan seperti di UGD, Rawat Inap, maupun Rawat Jalan secara simultan juga mengalami peningkatan terutama pada indikator seperti kemampuan menangani life saving anak dan dewasa, jam buka pelayanan, ketersediaan tim penanggulangan bencana, maupun waktu tanggap pelayanan dokter.

Pembangunan instalasi Farmasi Kabupaten Banjar juga jadi momentum dimulainya pekerjaan dan pemberitahuan kepada masyarakat tentang kegiatan pembangunan fasilitas kesehatan di Kabupaten Banjar.

Pembangunan instalasi farmasi Kabupaten (relokasi) merupakan salah satu usaha Pemerintah Kabuapten Banjar dalam rangkaian kegiatan untuk menjamin kesetersedian kebutuhan Obat, reagen, Vaksin dan bahan Medis Habis Pakai untuk didistribusikan ke 24 UPT Puskesmas dan 1 Labkesda Kabupaten

Juga Renovasi Labkesda, Rehab Puskesmas Astambul, Pembangunan Puskesmas Pembantu Kiram, Pembangunan Puskesmas Pembantu Murung Keraton (UPT.Puskesmas Martapura 2), Rehab total Pustu Belimbing (UPT. Puskesmas Sungai Pinang), Rehab berat Pustu Pasar Baru (UPT. Puskesmas Smabung Makmur), Rehab Pustu Mangkauk (UPT.Puskesmas Pengaron), Rehab Pustu Pindahan Baru (UPT. Puskesmas Beruntung Baru) kegiatan ini sangat jelas membuktikan peran pemerintah sangat mendukung terhadap dunia kesehatan di Kabupaten Banjar.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved