Berita Banjarmasin

Anak Tengah Punya Karakteristik Unik, Psikolog Asal Banjarmasin Ungkap Fakta ini

Menurut Shanty Komalasari M.Psi, Psikolog, anak tengah biasanya jarang dibahas mengenai bagaimana karakteristiknya.

Anak Tengah Punya Karakteristik Unik, Psikolog Asal Banjarmasin Ungkap Fakta ini
istimewa
Shanty Komalasari Psikolog GBH Banjarmasin 

BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Menurut Shanty Komalasari M.Psi, Psikolog, anak tengah biasanya jarang dibahas mengenai bagaimana karakteristiknya.

Karena biasanya kita sering terfokus ke anak bungsu atau sulung.

Padahal anak tengah ini mempunyai karakteristik yang khas dan unik baik laki-laki maupun perempuan.

Shanty mengatakan, anak tengah biasanya lebih fleksibel dalam bergaul, ia dapat memposisikan diri sebagai kakak dan juga sebagai adik.

Selain itu ia juga dapat diandalkan karena ia mandiri dan sangat loyal.

Kalau anak tengah perempuan biasanya ia memiliki empati yang tinggi.

Pernikahan Ayu Ting Ting di Tahun 2020 Diramalkan Terjadi, Mantan Shaheer Sheikh Bilang Amin

Amarah Anang Hermansyah ke Ashanty yang Masih Derita Autoimun, Ibu Aurel Nekat Lakukan Ini

Sambil Bagikan Uang, Nikita Mirzani Singgung Prestasi di Depan Ruben Onsu cs, Sindir Agnez Mo Lagi?

Biasanya juga anak tengah memiliki kepribadian yang suka berbagi, bijaksana, tegas dalam mengambil keputusan dan pandai bernegosiasi

Namun semua itu tentu perlu didukung dan diberikan sumber daya positif dari orangtua agar anak tengah bisa merasa dirinya berharga, karena bisa jadi ia merasa terasingkan jika orangtua terfokus pada si sulung atau si bungsu.

Semua anak pada dasarnya istimewa, selanjutnya orangtua dan lingkungan sekitar yang perlu terus mendampingi anak dan mengasuhnya dengan pola asuh yang positif, agar mereka merasa berharga dan dapat mengembangkan dirinya.

Berikan semua yang diperlukan anak, namun harus sesuai dengan porsinya.

Tidak berlebihan dan tidak

Kemudian sebaiknya orangtua menghindari menegur anak di depan anak yang lain agar ia tetap merasa di hargai

Tegur jika memang anak salah dan berikan pujian saat anak berhasil melakukan sesuatu walaupun itu hanya hal kecil, misalnya saat ia mau membereskan mainannya sendiri.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved