Berita Banjarmasin

Ratusan Umat Hindu Peringati Perayaan Hari Saraswati di Pura Agung Jagat Natha Banjarmasin

Bagi umat Hindu Perayaan Hari Saraswati adalah salah satu hari raya penting digelar setiap tahunnya tidak terkecuali di Banjarmasin Kalsel.

Ratusan Umat Hindu Peringati Perayaan Hari Saraswati di Pura Agung Jagat Natha Banjarmasin
Banjarmasinpost.co.id/isti Rohayanti
Perayaan Hari Saraswati dan Piodalan di Pura Agung Jagat Natha, Jalan Gatot Subroto, Kota Banjarmasin, Kalsel, Sabtu (11/5/2019) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bagi umat Hindu Perayaan Hari Saraswati adalah salah satu hari raya penting digelar setiap tahunnya tidak terkecuali di Banjarmasin Kalsel.

Apalagi bagi mereka yang bergelut di dunia pendidikan, Hari Raya Saraswati juga diyakini sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan yang suci bagi umat manusia.

Sehingga tak heran, demi memperingati hari suci tersebut, ratusan umat se-Dharma khususnya di Banjarmasin, Sabtu (7/12/2019) tadi memadati sebuah Pura Agung yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Kecamatan Banjarmasin Timur.

Mengenakan pakaian didominasi warna putih serta udeng bagi laki-laki dan kebaya bagi perempuan, mereka juga nampak khidmat mengikuti setiap rangkaian peribadatan.

Emosi Rezky Aditya Meledak Pasca Resepsi Berlangsung, Suami Citra Kirana Sampai Lempar Barang Ini

BERLANGSUNG Live Mola TV! Live Streaming TV Online Everton vs Chelsea di Liga Inggris, Tak Live TVRI

Kapolri Jenderal Idham Azis Mutasi Dansat Brimob Polda Kalsel & Kapolres HST, Ini Pejabat Barunya

Tidak tertinggal lantunan suara gamelan serta kidung ayat-ayat suci kian menambah kekhusyukan peribadatan para umat malam itu.

Sedangkan pantauan Banjarmasinpost.co.id, peribadatan Perayaan Hari Saraswati di Pura Agung Jagat Natha Banjarmasin itu dimulai sekitar pukul 18.00.

Dipimpin oleh Pandita yakni Ida Pedande Gede Putra Bajing dari Kintap Tanah Laut dan Ida Rasih Wisramitra Pawitra Putra dari Kota Banjarmasin, nampak pula beberapa perempuan memasuki pura dengan membawa sesajen.

Petang itu, mereka melakukan prosesi yang biasa disebut macaru. Menurut I Made Supana selaku Wakil Ketua Pengurus Pura Agung Jagat Natha Banjarmasin proses ini merupakan suatu bentuk pembersihan energi negatif di alam dan sekitarnya.

" Karena yang mana mungkin selama ini memasuki pura dalam kondisi cuntaka atau kotor sehingga (Pura, red) menjadi kotor. Dan hari ini lah kami kembali menarik energi-energi positif atau suci melalui macaru tadi," jelasnya.

Selanjutnya tambah I Made Supana lagi, kemudian para umat juga melaksanakan persembahyangan wara nugraha bersama. Persembahyangan ini dimaksudkan untuk memohon anugerah kepada Sang Hyang Widhi Wasa.

" Iya Hari suci Saraswati sendiri merupakan hari turunnya ilmu pengetahuan yang membuat manusia bisa lebih bermanfaat dan berguna dalam mengelola alam semesta ini. Sehingga dengan itu, maka laulatan samsara atau kebodohan dapat diseberangi," jelasnya.

Selain itu tambah I Made Supana lagi pada kesempatan tersebut juga digelar Piodalan. Piodalan adalah suatu hari jadi terhadap Pura Agung Jagat Natha Banjarmasin.

" Harapan kami melalui perayaan Saraswati dan Piodalan ini umat menjadi lebih fresh atau suci, kemudian umat juga bisa menseleksi isu-isu negatif dalam kondisi prima dan sering beredar di dunia maya. Ini sangat penting kita tekan kan terlebih melalui hari suci Saraswati ini, " tutupnya. (banjarmasinpost.co.id/gha)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved