Dana Makan Minum Guru

Sisihkan Keuntungan Kantin, SDN Antasan Besar 7 Sediakan Snack dan Bebaskan Para Guru Bikin Minum

SDN Antasan Besar (AB) 7, di kawasan Meratus, Banjarmasin Tengah punya terobosan jitu untuk mengatasi tidak dianggarkannya dana makan minum harian

Sisihkan Keuntungan Kantin, SDN Antasan Besar 7 Sediakan Snack dan Bebaskan Para Guru Bikin Minum
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Sabtu (7/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - SDN Antasan Besar (AB) 7, di kawasan Meratus, Banjarmasin Tengah punya terobosan jitu untuk mengatasi tidak dianggarkannya dana makan minum harian sekolah di dana BOS.

Menyikapi larangan kegiatan makan dan minum sekolah dianggarkan dari dana BOS, maka pihak sekolah pun menyisihkan keuntungan usaha kantin sekolah untuk memberi minum dan makan guru selama mengajar.

“Alhamdulillah, kami ada usaha koperasi kantin sekolah. Jadi keuntungannya, bisa disisihkan untuk kegiatan makan dan minum harian guru. Jadi kita bebaskan guru membikin teh dan kopi selama mengajar. Snacknya juga kita sediakan seperti biasa,” kata Kepala SDN Antasan Besar 7 Asmayati Norfah.

Sikapi Tak Ada Dana Makan dan Minum Harian, Para Guru SMPN 9 Banjarmasin Bawa Bekal dari Rumah

Sambil Bagikan Uang, Nikita Mirzani Singgung Prestasi di Depan Ruben Onsu cs, Sindir Agnez Mo Lagi?

Amarah Anang Hermansyah ke Ashanty yang Masih Derita Autoimun, Ibu Aurel Nekat Lakukan Ini

Menurut Norfah, dampak pelarangan kegiatan makan dan minum harian dari dana BOS itu tak hanya terjadi di Banjarmasin, tapi juga terjadi di seluruh Indonesia.

Masalah ini, sudah menjadi masalah nasional.

“Kami sudah juga sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Banjarmasin dan dinas pendidikan mengharapkan ada kreativitas dari sekolah mengatasi dicoretnya dana minum dan makan harian dari dana BOS ini,” katanya.

Menurut Norfah, dulunya anggaran minum dan snack satu orang guru itu dianggarkan Rp 5 ribu per guru saat belum dicabut dari dana BOS.

Nah, sekarang karena tak boleh dianggarkan lagi dari dana BOS, maka dialihkan dari keuntungan dari usaha kantin sekolah.

“Kalau SD yang tidak punya usaha kantin sekolah, yaa kasihan. Ngga tahu dari mana anggaran makan dan minum guru,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved