Berita Nasional

Erick Thohir Copot Lagi Tiga Direksi Garuda, Ada di Pesawat Penyelundup Harley

Menteri BUMN Erick Thohir juga mencopot tiga direksi lainnya di Garuda Indonesia

Erick Thohir Copot Lagi Tiga Direksi Garuda, Ada di Pesawat Penyelundup Harley
BPost Cetak
BPost Edisi Minggu (8/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Penanganan kasus penyelundupan Harley Davidson dan dua sepeda Brompton menggunakan pesawat Garuda Indonesia terus berlanjut.

Setelah I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara diberhentikan sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Menteri BUMN Erick Thohir juga mencopot tiga direksi lainnya.

Sabtu (7/12/2019) di kantornya, Erick menggelar pertemuan dengan Dewan Komisaris Garuda Indonesia. Dalam pertemuan Erick secara resmi memberhentikan sementara seluruh jajaran direksi, yang terlibat dalam kasus penyelundupan menggunakan pesawat garuda.

”Pertemuan menyepakati beberapa hal sebagai berikut. Pertama, akan memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyelundupan Harley dan Brompton dalam penerbangan seri flight GA 9721 tipe Airbus A330-900 Neo yang datang dari pabrik Airbus di Perancis pada tanggal 17 November 2019 di Soekarno Hatta, Cengkareng sesuai dengan ketentuan,” kata Komisaris Utama (Komut) Garuda Indonesia, Sahala Lumban Gaol, usai pertemuan.

Derbi Manchester Milik Manchester United, The Red Devils Menangi Laga Lawan Manchester City 2-1

Begini Kesaksian Warga saat Melihat Api Bakar Sarang Burung Walet Berlantai 3, Berdiri Baru 3 Bulan

Dinobatkan Juara Pemilihan Duta Kampus Poliban 2019, Perempuan Cantik Mengaku Tidak Menyangka

BREAKING NEWS - Martapura Geger! Api Hanguskan Bangunan Sarung Walet Tengah Malam

Keputusan itu telah ditandatangani Erick dan anggota dewan komisaris yakni Sahala, Chairal Tanjung, Insmerda Lebang, Herbert Timbo P Siahaan dan Eddy Purwanto Poo.

Pemberhentian berlaku hingga Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan dilaksanakan 45 hari setelah Senin (9/12/2019).

”Ada dua cara pemberhentian direksi, yaitu pemberhentian sementara dilakukan oleh dewan komisaris dan pemberhentian permanen yang akan dilakukan di dalam RUPSLB,” kata Sahala.

Sahala tidak merinci siapa saja direksi yang diberhentikan. Namun berdasarkan rapat kemarin, hanya ada dua direksi yang hadir. Pertama, Pelaksana Tugas Direktur Utama Fuad Rizal dan Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah.

Sementara, menurut Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga, ada empat direktur yang ada di pesawat berisikan motor gede tersebut. Mereka tidak mengantongi izin dinas dari kementerian.

”Keempat direktur ini, kalau menurut Komite Audit yang ditandatangani Sahala (Komut) dan kawan-kawan, keempatnya tidak mendapat izin dinas Kementerian BUMN,” ujar Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019).

Berdasarkan manifest, keempat direktur tersebut adalah Ari Askhara, Iwan Joeniarto (Direktur Teknik dan Layanan Garuda), Mohammad Iqbal (Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha), dan Heri Akhyar (Direktur Capital Human).

Sahala mengatakan jabatan direksi yang kini kosong akan diisi pelaksana tugas. atu direksi yang sudah ditetapkan oleh dewan komisaris yakni Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Fuad Rizal menduduki posisi Plt Dirut menggantikan I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askara.

Klasemen Liga 1 2019 Setelah Laga PSS Sleman Vs Persib Bandung, Borneo FC Tempel Bali United

Diduga Terlibat Penipuan, KJRI Hong Kong Temukan Jejak Sosialita Indonesia, Ini Sosok Azura Luna

Gerhana Matahari Cincin Sambangi Langit Indonesia 26 Desember, Catat, Ini Daerah yang Dilewati!

Berdasarkan komite audit yang dibentuk oleh komisaris Garuda Indonesia, Ari terbukti sebagai pemilik motor Harley Davidson.

Direktur Kepabeanan International dan Antarlembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Syarif Hidayat sebelumnya menjelaskan, petugas menemukan 18 boks berisi onderdil Harley Davidson dan sepeda Brompron di dalam lambung atau kargo pesawat.

Pemeriksaan dilaksanakan setelah pesawat tiba di hanggar Garuda Facility Maintenance pada Minggu 17 November 2019.(tribun network/vin/rey/dod/kps)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved