Berita Kabupaten Banjar

Kesenian dan Budaya Tradisional Kalimantan Selatan Tak Boleh Hilang Dimakan Usia

Kebudayaan dan seni tradisional diharapkan tetap tumbuh subur di Kalsel. Hal itu diharapkan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, membuka Festival Kreasi

Kesenian dan Budaya Tradisional Kalimantan Selatan Tak Boleh Hilang Dimakan Usia
Humas Pemprov Kalsel
Kesenian dan Budaya Tradisional Kalimantan Selatan Tak Boleh Hilang Dimakan Usia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kebudayaan dan seni tradisional diharapkan tetap tumbuh subur di Kalsel. Hal itu diharapkan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, membuka Festival Kreasi Kuda Lumping di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Minggu (8/12/2019).

Menurut Paman Birin, seiring dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi, buah karya leluhur itu tidak lagi menjadi perhatian kaum muda, dan ini tidak lah mudah.

Namun tradisi itu tetap harus terus diperkenalkan pada kaum muda.

“Sehingga tidak putus mata rantainya, seperti halnya kesenian kuda lumping ini” ujar Paman Birin.

Perlakuan Adam Suseno Buat Inul Daratista Tak Tidur Seminggu, Raffi Ahmad & Vicky Prasetyo Bereaksi

Kenekatan Mulan Jameela Jelang Ahmad Dhani Bebas, Eks Rekan Duet Maia Estianty Lakukan Ini

LINK Live Streaming TV Online Beinsports 2 Bologna vs AC Milan Liga Italia, Tak Siaran Langsung RCTI

Seni kuda lumping, lanjut Paman Birin, memiliki daya tarik tersendiri dari segi cerita, gerak dan pakaiannya. Bahkan melalui berbagai seni dan budaya, dapat membuka ruang untuk persaudaraan, kesatuan dan persatuan di antara masyarakat.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Ahmad Subakti menjelaskan, festival diikuti 14 peserta, terdiri dari beberapa Kab/kota se Kalsel.

Setiap peserta festival diberikan waktu paling lama 30 menit untuk menampilkan kreasi kuda lumping terbaiknya.

“Sasaran kami pada festival ini, mewujudkan keanekaragaman suku dan budaya, baik Jawa maupun Banjar, bisa menyatu melalui seni,” pria yang akrab disapa Paman Nanang itu.

Dalam festival ini, total hadiah yang disediakan Rp 30 juta, serta uang pembinaan untuk paguyuban-paguyuban kuda lumping di kab/kota se Kalsel. (banjarmasinpost.co.id /Lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved