Berita Kebupaten Banjar

Menyeberangi Sungai saat Mau BAB, Pemuda Ini Tewas Tenggelam di Riamkanan, Ini Penyebabnya

Nyawa kembali melayang di kawasan waduk Riamkanan di Desa Tiwinganlama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Menyeberangi Sungai saat Mau BAB, Pemuda Ini Tewas Tenggelam di Riamkanan, Ini Penyebabnya
Istimewa
Korban bernama I Putu Julianto (24) (dalam lingkaran merah). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Nyawa kembali melayang di kawasan waduk Riamkanan di Desa Tiwinganlama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kali ini terjadi di Bukit Tabuan, Tiwinganlama. Tragedi itu terjadi sekitar pukul 08.00 Wita.

Korban bernama I Putu Julianto (24). Pemuda yang beralamat di Besarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah ini tewas tenggelam.

Informasi diperoleh banjarmasinpost.co.id, pagi itu Putu sedang berwisata di di Bukit Tabuan bersama beberapa temannya. Di antaranya Fatan (24) dan Rahmah (24).

Namun kemudian Putu memisahkan diri karena hendak buang air besar (BAB). Ia lalu menuruni bukit setempat. Setelah itu ia malah berenang menyeberangi sungai. Saat itulah, kemalangan nasib mendera, ia malah tenggelam.

Jelang Soft Launching Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor, Angkasa Pura I Santuni 2.000 Anak Yatim

Curhat Mellya Juniarti Pasca Perceraian dengan Ustadz Abdul Somad (UAS) Viral, Sebut Buah Hati

Keretakan Rumah Tangga Ussy Sulistiawaty - Andhika Pratama Jadi Isu Panas, Sohib Gading Jawab Ini

"Padahal berdasar penuturan teman-temannya, korban bisa saja berenang. Mungkin kakinya kram sehingga akhirnya tenggelam," ucap Kepala Desa Tiwinganlama, Arbani.

Arbani menuturkan pihaknya terkejut ketika mendapat kabar dari Kapolisian Sektor (Polsek Aranio) yang menginformaiskan ada orang tenggelam di Bukit Tabuan.

"Jadi, saat mengetahui korban tenggelam, teman-temannya langsung menghubungi polisi. Saya bersama beberapa warga langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian," tutur Arbani.

Menaiki kelotok dari dermaga di Tiiwnganlama, lanjut Arbani, perlu waktu sekitar satu jam menuju lokasi.

"Jadi, lokasinya yang benar bukan Bukit Tabuan tapi Gunung Pasepakan. Korban tenggelamnya di Sungai Hanaru," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved