Berita Kabupaten Banjar

Ngudiyo Akhirnya Bisa Nyenyak Tidur Setelah Tempati Rumdin Pinjaman Pemkab Banjar

Meski sebelumnya sempat menolak, namun akhirnya Ngudiyo menerima tawaran Pemkab Banjar untuk menempati rumah dinas

Ngudiyo Akhirnya Bisa Nyenyak Tidur Setelah Tempati Rumdin Pinjaman Pemkab Banjar
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Feni menata barang-barangnya di rumdin milik Pemkab Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Meski sebelumnya sempat menolak, namun akhirnya Ngudiyo menerima tawaran Pemkab Banjar untuk menempati rumah dinas (rumdin) milik Pemkab yang berada di belakang Polres Banjar di Kompleks Pangeran Antasari, Martapura.

"Sejak Kamis malam kemarin kami menempati rumah ini," ucap Feni, anak ketiga Ngudiyo, Minggu (08/12/2019).

Ia mengaku cukup nyaman menghuni rumdin dokter yang selama ini dalam keadaan kosong tersebut. "Alhamdulillah nyenyak saja tidurnya, anak-anak juga," ucap ibu lima orang anak itu.

Seperti telah dirilis banjarmasinpost.co.id, Kamis (05/12/2019) pagi sekitar 200 personel Satpol PP Banjar ngeluruk ke rumah Ngudiyo di Jalan Albasia, Martapura. Hari itu rencananya rumah lelaki berusia lebih 70 tahun ini hendak dibongkar, namun urung setelah pihak keluarga Ngudiyo didampingi pengacara menolak tindakan tersebut.

Akhirnya sebagai jalan tengah, Satpol PP memerintahkan Ngudiyo mengosongkan rumah. Seluruh perabot rumah oleh Satpol dievakuasi ke rumdin dokter di kompleks Pangeran Antasari.

Sengketa lahan tersebut saat ini masih berproses di Pengadilan Negeri Martapura. Pengacara Ngudiyo, Samsul Bahri Arifin, mengatakan sidang perdana gugatan perdata digelar 17 Desember mendatang.

BERLANGSUNG! Link Streaming Online Indosiar Persebaya vs Bhayangkara FC Liga 1 2019 via Vidio.com

Terancam Dibui, Vicky Prasetyo Tulis Pesan Sedih untuk Anak-anaknya, Teman Sarita ini Jadi Tersangka

Malu Gisella Anastasia Soal Kelakuannya Saat Gempita Beri Kejutan, Eks Gading Marten Ungkap Ini

Samsul Bahri Arifin bersama beberaoa advokat membantu advokasi hukum terhada Ngudiyo secara pro bono atau sukarela. Mereka berempati terhadap nasib Ngudiyo dan memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma.

Pemkab Banjar mengklaim lahan yang di atasnya berdiri rumah Ngudiyo adalah lahan milik Pemkab Banjar sesuai sertifikat nomor 0002 tahun 2004. Namun Ngudiyo juga mengklaim lahan tersebut karena ia membelinya pada tahun 1980-an silam.

Pantauan di rumdin yang kini dihuni keluarga Ngudiyo masih cukup memadai meski mulao tampak kusam lantaran lama tak dihuni. Di kawasan itu ada sekitar delapan rumdin yang kondisinya kusam taak teraat. Hanya ada dua unit yang dihuni, salah satunya yang kini dihuni keluarga Ngudiyo.

Rumdin tersebut mirip rumah tipe 45. Terdiri dari ruang tamu, tiga unit kamar tidur, kamar mandi/WC dan dapur. Ukuran ruang tamu dan kamar kecil sekitar 4x3 meter. Namun area dapur lumayan lebar.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved