BPost Cetak

Pemberani

Terbongkarnya kasus penyelundupan motor gede di Garuda semakin membuka mata bahwa BUMN kita dalam kondisi parah.

Pemberani
dokbpost
H Pramono BS

BANJARMASINPOST.CO.ID - Terbongkarnya kasus penyelundupan motor gede oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra semakin membuka mata bahwa BUMN kita dalam kondisi parah.

Selain Garuda masih banyak BUMN yang lain, tapi setidaknya ada dua yang memiliki aset luar biasa besar, yaitu Pertamina dan PLN yang kini lagi menjadi sorotan.

Pertamina sudah lama ditengarai tidak sehat bahkan konon menjadi tempat bersemayamnya para hantu migas. Petral, anak perusahaannya yang dulu ditugasi melakukan jual beli minyak di luar negeri dibubarkan oleh Presiden Joko Widodo karena lebih banyak mudharat dari pada manfaatnya.

Ternyata keadaan tidak berubah, impor BBM tambah terus, polanya masih sama seperti waktu masih ada Petral. Jangan-jangan orangnya juga masih yang itu-itu saja. Dirutnya, Karen Agustiawan kini meringkuk dalam penjara.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dimasukkan ke Pertamina antara lain juga untuk membenahi itu.

Ulah Atta Halilintar Bikin Aurel Minum Susu Ibu Hamil, Putri Ashanty & Anang Hermansyah Begini

Mengangkat Seni Budaya Banjar Lewat Youtube, Said Jola Kini Miliki 145 Ribu Subscriber

Menang 4-2 dari Myamar, Selangkah Lagi Indonesia Akhiri Puasa Emas

Hattrick Lione Messi Menangkan Laga Barcelona Vs Real Mallorca 5-2, Puncak Klasmen Milik Blaugrana

Ia menjadi Komisaris Utama dengan wakil Komjen Pol Condro Kirono dan Budi Gunadi Sadikin yang kini Wakil Menteri BUMN. Tak peduli karyawan Pertamina menolak, Menteri BUMN Eric Thohir jalan terus.

BUMN besar lain yang rentan penyelewengan adalah PLN. Proyek 35.000 MW memacu berbagai pembangunan pembangkit dan ini juga memicu munculnya penyelewengan.

Mantan Direktur PLN Sofyan Basir sempat dibawa ke pengadilan dengan tuduhan korupsi proyek pembangkit di Riau, tapi pengadilan menyatakan Sofyan tidak bersalah dan bebas. Yang lain-lain masuk penjara.

Nah kini giliran Garuda Indonesia yang guncang. Dirutnya sepulang “mengambil” pesawat baru dari Prancis “nyangking” sebuah motor gede buatan 1970 an dan dua sepeda bekas.

Maunya tidak melewati Bea Cukai tapi tertangkap basah. Menteri BUMN langsung memecat I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved