Pemuda Pingaranilir Gantung Diri

Sebelum Gantung Diri, Polisi Sebut Pemuda Desa Pingaranilir Ini Sering Kebingungan dan Kesurupan

Begitu menerima laporan ada warga Desa Pingaranilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel)

Sebelum Gantung Diri, Polisi Sebut Pemuda Desa Pingaranilir Ini Sering Kebingungan dan Kesurupan
Cahyo untuk banjarmasinpost.co.id
Petugas menghimpun keterangan di rumah duka dalam melakukan olah TKP, Senin (09/12/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Begitu menerima laporan ada warga Desa Pingaranilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), petugas Polsek Astambul bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Saya juga langsung ke lokasi. Tak bisa cepat tiba di lokasi karena akses jalannya ada yang susah dilewati mobil," ucap Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo melalui Kapolsek Astambul AKP Samsu Darsono.

Samsu menuturkan di TKP personelnya menemukan barang bukti berupa seutas tali nilon warna kuning sepanjang sekitar dua meter dan sebilah pisau dapur sepanjang 21 sentimeter.

Pisau ini yang digunakan pihak keluarga memutuskan tali nilon tersebut.

Agnez Mo Diperlakukan Begini Kala Pulang ke Indonesia, sang Penyanyi Terima Ini di Bandara

BREAKING NEWS - Warga Pingaranilir Astambul Geger, Seorang Pemuda Gantung Diri

Pegawai Honorer di Pemko Banjarmasin Tidak Boleh Kenakan Atribut PNS Mulai Hari Ini, Ini Alasannya

Dikatakannya, orang yang pertama kali melihat korban (Karli) gantung diri adalah sang keponakan yakni Ahmad Tarmiji. Bocah ini ini masih duduk di bangku sekolah dasar.

"Selanjutnya anak itu memberitahu Sumiati (23), keluarganya yang ada tak jauh dari rumah. Lalu Sumiati memberitahu Asmawati (28), kakak ipar korban. Kakak korban saat itu tidak ada di tempat karena sedang bekerja bangunan di luar kampung," jelasnya.

Kemudian Aswati memberitahukan hal tersebut kepada tetangganya, Mahmud (48). Selanjutnya, Asnawati bersama-sama Mahmud menurunkan korban dari gantungan.

Petugas menghimpun keterangan di rumah duka dalam melakukan olah TKP, Senin (09/12/2019) siang.
Petugas menghimpun keterangan di rumah duka dalam melakukan olah TKP, Senin (09/12/2019) siang. (Cahyo untuk banjarmasinpost.co.id)

Mahmud memotong tali yang menjerat di leher korban, sedangkan Asmawati memegang korban agar tidak jatuh ke lantai. Selanjutnya Mahmud menghubungi kades aparatur desa Pingaranilir.

Lebih lanjut Cahyo menerangkan berdasar informasi dari pihak keluarga dan warga sekitar, sejak sepekan silam ada perubahan perilaku pada diri korban.

"Sering kebingungan sendiri di rumah dan sering kesurupan sendiri," sebutnya.

Tokoh agama Pingaranilir saat mengafani Karli di rumah duka di lingkungan RT 03 Pingaranilir, Senin (9/12) siang.
Tokoh agama Pingaranilir saat mengafani Karli di rumah duka di lingkungan RT 03 Pingaranilir, Senin (9/12) siang. (Abdurrahman untuk banjarmasinpost.co.id)

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved