Berita Tanahlaut

Bayi ‘Rebutan’ di Bajuin Belum Diketahui Keberadaannya, Polsek Pelaihari Lacak Orangtuanya

Bayi ‘Rebutan’ di Bajuin Belum Diketahui Keberadaannya, Polsek Pelaihari Lacak Orangtuanya

Bayi ‘Rebutan’ di Bajuin Belum Diketahui Keberadaannya, Polsek Pelaihari Lacak Orangtuanya
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Lokasi di Bajuin Plaza Pelaihari Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan ini yang disebut tempat ditemukan bayi yang sempat disebutkan dibuang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sampai kini bayi usia 40 hari yang diperebutkan di Bajuin Plaza Pelaihari Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan Minggu (9/12/2019) malam belum diketahui keberadaannya.

Bayi yang sempat disebut ditemukan atau dibuang di pasar kini masih dalam penyelidikan Polsek Pelaihari.

Kapolsek Pelaihari AKP Aji Wisa Prayogo kepada Banjarmasinpost.co.id Selasa (10/12/2019) mengatakan saat ini pihaknya masih mencari keberadaan orangtua si bayi.

Memang ujarnya sudah dipastikan orangtua bayi adalah Wali, yang juga pedagang di Pasar Manuntung Berseri.

Namun, karena ayah korban tersebut tak memiliki tempat tinggal tetap membuat kepolisian kesulitan mendapatkan lokasi orangtua.

Peladang Tradisional Kalteng Protes Larangan Membakar Lahan untuk Masyarakat

Keganjilan Perlakuan Betrand Peto pada Sarwendah Menurut Mbak You, Ruben Onsu Diingatkan Hal Ini

Foto Nia Ramadhani di Kolam Renang Jadi Sorotan, Kaki Istri Ardi Bakrie Disebut Bikin Salah Fokus

Pekerjaan Rey Utami Bikin Hakim Kaget Saat Sidang Kasus Ikan Asin Bareng Galih Ginanjar Pablo Benua

"Ayahnya Wali itu orang di pasar, dia tinggal di pasar juga, dan keliling juga tempat tinggalnya ya di jalanan juga jadi sulit melacak keberadaannya," jelasnya.

Sementara ibunya yang disebut orang Desa Padang Luas Kecamatan Bumi Makmur tambahnya juga masih belum jelas tinggal di RT dan RW berapa.

Terakhir tambahnya informasi yang beredar bayi diduga sudah berada bersama ibunya.

Ia juga menambahkan kejadian Minggu malam kali itu adalah bayi yang diserahkan ke orangtuanya.

Si ayah, Wali menitipkan anaknya kepada orang lain. Namun kemudian si penerima kembali menyerahkan ke ayahnya karena si ibu yang keberatan.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved