Berita batola

Keresahan Warga Puntik Luar Batola karena Ratusan Tiang Listrik Keropos, Begini Faktanya

Keresahan Warga Puntik Luar Batola karena Ratusan Tiang Listrik Keropos, Begini Faktanya

Keresahan Warga Puntik Luar Batola karena Ratusan Tiang Listrik Keropos, Begini Faktanya
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Warga Puntik Luar, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, menunjukkan salah satu tiang listrik dari ratusan tiang listrik di desa setempat yang keropos. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PUNTIK - Warga Puntik Luar, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, resah. Keberadaan ratusan tiang listrik di desa setempat yang sudah berusia tua sejak 1993 silam, kondisinya keropos.

Dikhawatirkan akan roboh hingga menimbukkan korban jiwa.

“Seperti kita lihat, keberadaaan ratusan tiang listrik di Desa Puntik Luar hampir semuanya keropos. Kondisi ini sangat meresahkan warga setempat,” kata Abdul Hasan, Kepala Desa Puntik Luar, Selasa (10/12/19).

Menurut Hasan, menyikapi ratusan tiang listrik keropos ini pihak Desa Puntik Luar sudah melakukan permohonan ke PT PLN supaya peremajaan tiang listrik agar tidak membahayakan warga jika ada angin kencang.

“Iya kita sudah melakukan permohonan ke PT PLN untuk peremajaan tiang listrik. Tapi, belum juga ada respon dan realisasinya,” tegas Abdul Hasan.

Jelang Hari Natal 2019, Diskon Hingga 50 Persen Pembelian Pernak-Pernak Natal

Keganjilan Perlakuan Betrand Peto pada Sarwendah Menurut Mbak You, Ruben Onsu Diingatkan Hal Ini

Pekerjaan Rey Utami Bikin Hakim Kaget Saat Sidang Kasus Ikan Asin Bareng Galih Ginanjar Pablo Benua

Tudingan Aurel Hermansyah Operasi Plastik Dijawab, Putri Anang Hermansyah Bakal Ikuti Krisdayanti?

Dipaparkan Hasan, tak hanya tiang listrik yang keropos, namun posisi kabel atas listrik arah ke poros jalan. Jika kabel tersebut putus, maka akan jatuh ke jalan sehingga sangat membahayakan para pemakain jalan.

“Jika ada kabel putus ada kemungkinan ada kena pemakai jalan. Untuk itu, kita harapkan ke PT PLN untuk memperhatikan aspirasi warga,” katanya.

Menurut Ibas, keberadaan tiang listrik di Desa Puntik Luar itu sejak 1993 silam tersebut itu mulai dari Desa Puntik Luar ke Desa Luk Rawa. Jawaban PT PLN saat warga datang ke PT PLN itu keluhan warga akan ditampung dulu untuk dilaporkan ke atasan.

“Petugas PLN hanya menyatakan akan menampung keluhan warga Puntik Luar dan akan dilaporkan ke atasan. Itu saja,” kata Hasan.

Warga, sambung Hasan, sangat mengharapkan ratusan tiang listrik yang keropos tersebut diganti menjadi tiang beton sehingga kokoh, aman dan tidak ada ancaman roboh karena besi tiang listrik keropos kena karat atau bertagar.

“Ada satu tiang listrik di Desa Puntik Luar yang roboh kena angin biasa. Apalagi jika ada angin puting beliung. Kita kuatrikan ratusan tiang listrik ini akan roboh semua,” katanya.

Manajer Keuangan SDM dan Adminitrasi (KSA) PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banjarmasin Sri Mulyowati, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya akan segera memberikan konfirmasi soal keluhan dan aspirasi warga Puntik Luar, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang mengeluhkan soal tiang listrik besi tersebut.

“Iya kita akan segera memberikan konfirmasi soal tiang listrik di Desa Puntik Luar,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved