Berita Kabupaten Banjar

PD PBB Inventarisasi Pasar di Banjar, ini Tujuannya

Manajemen Perusahaan Daerah Pasar Manuntung Batuah (PD PBB) saat ini sedang melakukan inventarisasi terhadap seluruh bangunan pasar yang

PD PBB Inventarisasi Pasar di Banjar, ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/roy
RUSDIANSYAH, direktur PD PBB 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Manajemen Perusahaan Daerah Pasar Manuntung Batuah (PD PBB) saat ini sedang melakukan inventarisasi terhadap seluruh bangunan pasar yang dibangun Pemkab Banjar.

"Seluruhnya, baik yang ada Kota Martapura maupun yang berada di kecamatan. Saat ini masih berproses, dalam waktu dekat insya Allah clear," ucap Direktur PD PBB Rusdianysah, Selasa (10/12/2019).

Ia menuturkan inventarisasi tersebut dilakukan guna mendukung upaya Pemkab Banjar melalui Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian yang bakal segera me-launching aplikasi Sistem Informasi Data Statistik.

"Informasinya awal tahun depan aplikasi tersebut sudah aktif sehingga publik bisa secara mudah mendapatkan semua jenis informasi apa pun. Termasuk mengenai keberadaan pasar yang ada di Kabupaten Banjar," jelas Rusdiansyah.

Terungkap Trio Kasus Ikan Asin Galih Ginanjar, Pablo Benua, & Rey Utami Pernah Coba Suap Fairuz

Orang Dekat Nike Ardilla Sempat Jadi Pemulung, Begini Nasibnya Setelah Bertemu Melly Goeslaw

Sule Peluk Perempuan yang Dijodohkan dengannya, Bukan Naomi Zaskia & Shima, Calon Ibu Rizky Febian?

Dikatakannya, seluruh institusi di bawah Pemkab Banjar telah mengikuti sosialisasi dan bimbintan teknis (bimtek) mengenai konsek dan mekanisme aplikasi tersebut.

Aplikasi itu menampung seluruh infomasi layanan institusi di lingkup Pemkab Banjar.

Karena itu, lanjut Rusdiansyah, pada aplikasi itu pula kelak pihaknya akan memaparkan secara detail mengenai keberadaan seluruh pasar yang dibangun Pemkab Banjar yang saat ini dikelola PD PBB.

"Termasuk nanti kami informasikan tentang kios atau toko yang masih kosong. Jadi, nanti secara mudah masyarakat yang berminat bisa mengetahuinya melalui aplikasi tersebut sekaligus berinteraksi mengenai teknisnya," jelas Rusdiansyah.

Ia menuturkan hingga saat ini sebagian kios, toko, atau lapak berjualan di beberapa bangunan pasar yang dikelola PD PBB masih lowong atau kosong.

Di Kota Martapura pun juga masih cukup banyak kios/toko yang kosong contohnya di lingkungan Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) di kawasan Jalan A Yani, Martapura.

Kalangan warga menyambut positif inventarisasi tersebut.
"Ya bagus lah didata supaya ketahuan berapa dan dimana saja yang masih kosong. Kan, daripada nganggur jika diumumkan ke publik kan bisa ada yang berminat untuk memanfaatkannya sebagai tempat usaha," ucap Jamhari, warga Martapura.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved