Berita Kalteng

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Ekonomi Kalteng 2019 Lebih Baik dari Tahun Lalu

Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Selasa (10/12/2019) menggelar pertemuan tahunan membahas perekonomian nasional dan dunia serta dampaknya

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Ekonomi Kalteng 2019 Lebih Baik dari Tahun Lalu
tribunkalteng.co/fathurahman
Pertemuan tahunan membahas perekonomian nasional dan dunia serta dampaknya terhadap perekonomian Kalimantan Tengah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Selasa (10/12/2019) menggelar pertemuan tahunan membahas perekonomian nasional dan dunia serta dampaknya terhadap perekonomian Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut di gelar setiap tahun untuk melakukan evaluasi dan memantau pertumbuhan ekonomi dunia, nasional hingga pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah sendiri.

Berbagai pelaku ekonomi juga pemerintah setempat serta pengambil kebijakan diundang untuk membahasnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Rihando, mengatakan, tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah berada pada level yang cukup baik.

Hubungan Sebenarnya Aurel Hermansyah-Atta Halilintar Dibongkar Lucinta, Putri Krisdayanti Ternyata?

Baru Nikah, Citra Kirana Malah Ejek Rezky Aditya Gara-gara Ini, Erica Putri: Parah Sih Gak Kuat Kak

Foto Nia Ramadhani di Kolam Renang Jadi Sorotan, Kaki Istri Ardi Bakrie Disebut Bikin Salah Fokus

Meskipun ekonomi Kalimantan Tengah pada triwulan III 2019 tumbuh melambat, namun capaian tahun 2019 secara keseluruhan diprakirakan lebih baik dibandingkan tahun 2018.

Lebih jauh dia mengungkapkan, tahun 2019, ekonomi Kalimantan Tengah diprakirakan tumbuh pada
kisaran 6,0-6,4% (yoy), lebih baik dibandingkan capaian tahun 2018 sebesar 5,64% (yoy).

"Inflasi Kalimantan Tengah sampai dengan bulan November terpantau rendah dan stabil," ujarnya.

Pada tahun 2019, inflasi Kalimantan Tengah diperkirakan masih berada pada target inflasi nasional, yakni sebesar 3,5 ± 1%. Pencapaian inflasi Kalimantan Tengah yang rendah dan stabil tidak lepas dari peran aktif dan komitmen tim pengendali inflasi daerah (TPID).

"Bank Indonesia menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh anggota TPID Provinsi Kalimantan Tengah, TPID Kabupaten dan Kota, Satgas Pangan, Bulog dan seluruh instansi yang telah mendukung pencapaian inflasi yang rendah dan stabil di Kalimantan Tengah," ujarnya.

Sementara itu, Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, mengatakan, pihaknya meningkatkan sektor UMKM dan ekonomi syariah yang saat ini terus berkembang di Kalimantan Tengah.

"Pengembangan industri manufaktur turunan dari kelapa sawit kedepan juga akan ditingkatkan agar industri, khususnya hasil kelapa sawit bisa terus berkembang dalam peningkatan ekonomi," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved