Pilkada Kalsel 2020

Pilgub Kalsel 2020: Serahkan Berkas ke DPD Hanura Kalsel, Denny Belum Ungkap Nama Pendampingnya

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, Denny Indrayana serahkan berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon Gubernur Kalsel ke Kantor DPD Partai Hanura

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Penyerahan Berkas Bakal Cagub Kalsel Denny Indrayana ke DPD Hanura Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, Denny Indrayana serahkan berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon Gubernur Kalsel ke Kantor DPD Partai Hanura Kalsel, Selasa (10/12/2019).

Penyerahan berkas tersebut diterima langsung oleh Ketua DPD Partai Hanura Kalsel, H Munasib Halike dan Sekretaris DPD Partai Hanura Kalsel, Taufik Noor dan jajaran.

Partai Hanura menjadi partai keenam yang dilamar Denny sebagai calon kendaraan politiknya menuju kontestasi Pilkada Kalsel 2020 setelah sebelumnya dirinya juga sudah serahkan berkas serupa ke Nasdem, Demokrat, Gerindra, PKS dan PKB.

"Hanura jadi partai keenam, rencananya minggu depan juga akan kembalikan berkas ke PPP," kata Denny.

Pernikahan Ayu Ting Ting & Andi Arsyil Ternyata Diinginkan Abdul Rozak, Bersedia Jadi Ayah Bilqis?

Live Instagram, Percobaan Bunuh Diri Penyanyi Dangdut Aida Saskia Viral, Postingannya Jadi Sorotan

Kian Serius? Gisella Anastasia & Gempita Bertemu Orangtua Wijaya Saputra, Lalu Nasib Gading Marten?

Walau sudah menjalin komunikasi ke banyak partai politik, hingga saat ini Denny masih belum membuka siapa nama Bakal Calon Wakil Gubernur yang akan disodorkannya.

Ia nyatakan saat ini timnya masih menunggu hasil survei terkait simulasi pemasangan dirinya dengan cukup banyak nama potensial sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur.

"Kalau tidak salah ada lebih dari sepuluh nama yang masuk lingkup survei kami, nanti ada waktunya diumumkan," kata Denny.

Walau demikian, Denny tegaskan ada empat kriteria yang akan menjadi dasarnya menentukan pilihan Bakal Calon Wakil Gubernur.

Pertama yaitu memiliki integritas anti korupsi, memiliki kapasitas dan intelegensi mumpuni, diterima oleh kalangan partai politik dan masyarakat serta pribadi yang religius.

Menurutnya nama tersebut bisa saja berasal dari politisi, Tokoh agama dan tokoh masyarakat maupun berasal dari latar belakang birokrat.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved