Berita Tapin

Tak Ikut Diklat, Kepala Madrasah Tak Boleh Teken Ijasah Kelulusan Siswa

Diklat Substantif bagi kepala madrasah se Kabupaten Tapin digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin, Selasa (10/12/2019).

Tak Ikut Diklat, Kepala Madrasah Tak Boleh Teken Ijasah Kelulusan Siswa
banjarmasinpost.co.id/acm
Rakorda BAN SM Kalsel bahas hasil Akreditasi Sekolah dan Madrasah Tahun 2019 di Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Diklat Substantif bagi kepala madrasah se Kabupaten Tapin digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin, Selasa (10/12/2019).

Kegiatan itu diikuti 40 kepala madrasah dan calon kepala madrasah yang berlangsung selama satu pekan, sejak Senin (9/12/2019) hingga Sabtu (14/12/2019) nanti.

Panitia pelaksana Diklat Substantif, Abdul Khalik menjelaskan kegiatan itu tindak lanjut MoU Kementerian Agama Kabupaten Tapin dengan Balai Diklat Keagamaan Provinsi Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru.

Menurut Abdul Khalik, kegiatan Diklat Substantif bagi kepala madrasah se Kabupaten Tapin itu adalah limit akhir karena semua kepala madrasah di seluruh Indonesia wajib mengikuti kegiatan Diklat Substantif.

Jalani Sesi Foto Resmi Wakil Bupati, Berry N Furqon Ternyata Sulit Tersenyum, Begini Penjelasannya

Fasilitas lengkap, TPA Bongkang Tabalong Segera Difungsikan

Portal Jembatan Sungai Alalak II Batola Segera Diperbaiki, Sopir Penabrak Ganti Separo Kerugian

Pencarian Sehari Semalam, Korban Tenggelam di Sungai Desa Pantai Kapuas Barat Akhirnya Ditemukan

"Ini sebuah keniscayaan bagi peserta. Itu karena setelahnya peserta akan mendapatkan sertifikat," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Implikasi dari tidak mengikuti kegiatan Diklat Substantif, ungkap Abdul Khalik, maka kepala madrasah tidak berhak menandatangai rapor dan ijasah siswa.

Selain itu, tidak berhak juga menandatangani surat menyurat yang berkaitan dengan pendanaan biaya operasional sekolah atau madrasah.

Abdul Khalik menambahkan sebenarnya ada 45 peserta, cuma saru kelas diklat itu hanya 40 peserta sehingga sisanya antre dan dapat mengikuti diklat serupa di Kabupaten/Kota se Kalsel.

Warga Malkon Temon Banjarmasin Ditemukan Tewas Tergantung di Depan Rumah

Beda Umur Elly Sugigi & Pacarnya 18 Tahun, Ngaku Ditraktir Baju untuk ke Pernikahan Citra Kirana

Amarah Anang Hermansyah ke Ashanty Saat Ibu Sambung Aurel Hermansyah Itu Kelelahan di Bandara

"Harapannya diklat substantif berlangusng lancar dan memunculkan kepala madrasah yang lebih kompeten," katanya

Peserta diklat ini diakuimya sudah kompeten sehingga lebih kompeten lagi menguasai lima kompetensi manajerial, kewirausahaan, supervisi, kepribadian dan sosial sebagai kepala madrasah.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved